Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL 130 Tahun Tanpa IMB, Katedral Sagrada Familia di Barcelona Didenda Rp 620 Miliar 19 Oct 2018 14:03

Article image
Kemegahan bangunan Katedral Sagrada Familia di Barcelona. (Foto: Living Tours)
Katedral akan membayar denda itu dalam jangka waktu 10 tahun yang digunakan untuk meningkatkan layanan angkutan umum dan akses ke monumen ikonik itu serta dan membantu masyarakat di sekitarnya.

BARCELONA, IndonesiaSatu.co -- Nama Katedral Sagrada Familia sudah mendunia. Banyak orang, sekalipun belum pernah ke Barcelona tentu pernah mendengar nama gereja tersebut karena merupakan bangunan ikonik dan situs warisan budaya dunia Unesco.

Hari-hari ini nama Katedral Sagrada Familia kembali disebut, bukan karena keunikannya tapi karena didenda oleh pemerintah daerah tersebut lantara belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Nilai denda termasuk fantastis, yakni sebesar €36 juta (Rp620 miliar) atas kelalaian pengelola selama 130 tahun.

BBC Indonesia melaporkan, basilika karya arsitek Antoni Gaudi ini merupakan salah satu tujuan wisata Spanyol paling terkenal, mulai dibangun tahun 1882.

Walikota Barcelona, Ada Colau, mengatakan, ini merupakan kesepakatan bersejarah.

Katedral yang spektakular itu dianggap salah satu mahakarya arsitektur dunia yang sejak batu pertama diletakkan, pembangunannya masih terus dilaksanakan hingga sekarang -dan sudah memasuki tahap penyelesaian.

Namun selama 130 tahun itu, Sagrada Familia tidak memiliki izin membangun -sesuatu yang dikenal di Indonesia dengan IMB atau Izin Mendirikan Bangunan.

Berdasar kesepakatan, katedral akan membayar denda dalam jangka waktu 10 tahun yang akan digunakan untuk meningkatkan layanan angkutan umum dan akses ke monumen ikonik tersebut dan membantu masyarakat di sekitarnya.

"Status perizinan katedral itu akan diputihkan awal tahun depan," kata Wali Kota Barcelona, Ada Colau.

Setiap tahun katedral ini dikunjungi sekitar 4,5 juta orang, ditambah 20 juta orang lain yang berkunjung ke kawasan sekitar untuk melihatnya dari luar.

Pengembangan di bagian utama katedral dijadwalkan selesai pada tahun 2026, tahun yang menandai seabad wafatnya Antoni Gaudi, sang arsitek.

 

--- Simon Leya

Komentar