Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

BOLA Tekuk Marseille, Atletico Juara Liga Europa 2017/2018 17 May 2018 14:56

Article image
Atletico Madrid Juara Liga Europa musim 2017/2018 (Foto: Ist)
Ini merupakan gelar ketiga bagi Atletico di arena Liga Europa. Klub Spanyol itu sebelumnya juga pernah berjaya pada musim 2009/2010 dan 2011/2012.

LYON, IndonesiaSatu.co-- Atletico Madrid sukses meraih juara Liga Europa musim 2017/2018 setelah melibas Marseille 3-0 pada laga final yang berlangsung di Groupama Stadium, Lyon, Kamis (17/5/18) dinihari WIB. Kampiun juara Los Colchoneros dipastikan berkat gol Antoine Griezmann pada menit ke-21 dan menit ke-49 serta gol pamungkas Gabi pada menit ke-89.

Dilansir sport.detik.com, pertandingan final berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit-menit awal laga. Marseille mendapatkan kesempatan emas pada menit keempat ketika umpan terobosan Dimitri Payet membuat Valere Germain langsung berhadapan dengan kiper Atletico, Jan Oblak. Namun, penyelesaian Germain masih melenceng.

Dua menit berselang, Marseille kembali mengancam gawang Atletico melalui tendangan voli Adil Rami. Tapi, arah tembakan Rami juga meleset. Tekanan Marseille berlanjut di menit ke-19 melalui tembakan jarak jauh Payet. Gol belum tercipta karena Oblak masih bisa mengantisipasi tembakan Payet.

Kendati lebih banyak diserang, Atletico justru unggul lebih dahulu. Sebuah kesalahan fatal di lini pertahanan Marseille dimanfaatkan oleh Griezmann untuk mencetak gol di menit ke-21. Gol tersebut berawal dari kegagalan Andre Anguissa mengontrol bola operan dari kiper Steve Mandanda. Gabi menguasai bola yang lepas dari kaki Anguissa dan mengoperkannya kepada Griezmann. Langsung berhadapan dengan Mandanda dan dengan tenang menceploskan bola ke dalam gawang.

Dalam posisi tertinggal 0-1, Marseille mendapatkan pukulan berikutnya. Mereka kehilangan Payet yang mengalami cedera saat laga baru berjalan setengah jam dan harus meninggalkan lapangan pertandingan. Atletico masih memimpin 1-0 hingga jeda babak pertama.


Atletico memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 saat babak kedua baru berjalan empat menit. Dalam sebuah serangan cepat, Griezmann menerima umpan dari Koke dan dengan tenang menaklukkan Mandanda.

Atletico nyaris mencetak gol ketiga menit ke-53. Namun, sundulan Diego Godin meneruskan sebuah sepak pojok masih melenceng tipis dari gawang Marseille.

Marseille mencoba untuk menambah daya gedor dengan memasukkan Clinton Njie dan Konstantinos Mitroglou. Perubahan ini nyaris membuahkan hasil pada menit ke-81 ketika Mitroglou menyambut umpan silang Morgan Sanson dengan sundulannya. Tapi, bola sundulan Mitroglou mengenai tiang gawang. Percobaan Jordan Amavi tiga menit kemudian juga belum menghasilkan gol untuk Marseille. Tembakan voli Amavi bisa diamankan oleh Oblak dengan relatif mudah.

Alih-alih menipiskan ketertinggalannya, Marseille malah kebobolan lagi pada menit ke-89. Gabi mencetak gol ketiga untuk Atletico dengan memanfaatkan umpan dari Koke. Gol ketiga Atletico bertahan hingga laga usai sehingga memastikan trofi juara bagi Atletico.

Ini merupakan gelar ketiga bagi Atletico di arena Liga Europa. Klub Spanyol itu sebelumnya juga pernah berjaya pada musim 2009/2010 dan 2011/2012.

--- Guche Montero

Komentar