Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM Tentang Indonesialeaks, Hasto: Bagian dari Drama Ratna Sarumpaet 11 Oct 2018 14:30

Article image
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto. (Foto: Citra Indonesia)
Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, pengawas internal KPK telah memeriksa rekaman cctv dan tak menemukan adanya penyobekan seperti yang diungkap Indonesialeaks.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan temuan Indonesialeaks  soal dugaan aliran dana korupsi ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagai bagian dari drama Ratna Sarumpaet

"Sebagai bagian dari drama Ratna Sarumpaet itu, apapun yang namanya leaks-leaks itu, harus diuji di mata hukum," kata Hasto di kediaman Ma'ruf Amin, Jakarta, Rabu (10/10/2018) seperti dikutip tempo.co.

Leaks-leaks yang lain, ujar Hasto, juga bisa dibuat. Hal yang terpenting, kata dia, Presiden Jokowi telah berkomitmen agar seluruh pejabat negara bersih dari korupsi.

Sebelumnya, Indonesialeaks, platform investigasi yang terdiri dari beberapa media independen di Indonesia mengungkap dugaan perusakan alat bukti penyidikan kasus suap Basuki Hariman dan anak buahnya, Ng Fenny, kepada hakim konstitusi Patrialis Akbar. Penyobekan diduga dilakukan dua mantan penyidik KPK asal Polri dengan menyobek 15 halaman buku bank yang memuat catatan aliran dana dari perusahaan Hariman.

Halaman-halaman yang disobek itu memuat catatan aliran duit ke sejumlah pejabat kepolisian. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian yang saat itu masih Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya, diduga paling banyak menerima aliran dana.

Dalam laporan investigasinya, Indonesialeaks memuat adanya informasi mengenai keberadaan rekaman CCTV yang memperlihatkan kedua eks penyidik KPK itu menyobek lembaran di buku merah itu. Meski demikian, ketua KPK, Agus Rahardjo, berujar pengawas internal KPK telah memeriksa rekaman cctv itu dan tak menemukan adanya perobekan seperti yang diungkap Indonesialeaks.

Pengawas internal KPK, kata Agus, sudah memeriksa kamera yang memang merekam. “Tapi tidak ada rekaman penyobekan, tidak terlihat di kamera itu," kata Agus di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Rabu 10 Oktober 2018.

--- Simon Leya

Komentar