Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

NASIONAL Termasuk 50 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia, Jokowi: Saya Terus Bekerja 22 Oct 2018 07:22

Article image
Presiden Jokowi berdoa bersama cucunya, Jan Ethes. (Foto: Ist)
Selain Presiden Jokowi, ada dua tokoh Islam Indonesia yang masuk dalam daftar 50 tokoh muslim berpengaruh di dunia itu.

SEMARANG, IndonesiaSatu.co -- Pusat Studi Strategis Islami Kerajaan Jordania menempatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam daftar Top 50 tokoh muslim berpengaruh di dunia tahun 2019.

Selain Presiden Jokowi, ada dua tokoh Islam Indonesia yang masuk dalam daftar 50 tokoh muslim berpengaruh di dunia itu, yaitu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj dan Ketua MUI Jateng Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau dikenal Habib Luthfi.

Terkait penghargaan tersebut, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa itu juga merupakan penghargaan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Alhamdulillah, saya kira sebuah penghargaan untuk kita semuanya, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” kata Presiden Jokowi seusai berkunjung ke Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/10).

Namun lebih lanjut, Presiden mengatakan bahwa dirinya akan tetap fokus bekerja. 

 “Tapi saya tetap terus akan bekerja apa adanya, seperti biasanya,” ucapnya.

Kabar Bohong

Sementara itu dalam sambutannya saat bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Presiden Jokowi mengutarakan kekhawatirannya atas bertebarnya kabar bohong, hoaks, maupun fitnah di media sosial menjelang pemilihan umum, pemilihan bupati, pemilihan walikota, pemilihan gubernur, hingga pemilihan presiden.

“Itu bukan tata krama Indonesia. Itu bukan etika Indonesia, itu bukan nilai-nilai Islami kita,” tutur Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi mengajak semua pihak utamanya pondok pesantren untuk membangun sumber daya manusia yang memiliki karakter.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan pengasuh Pesantren Bugen Al-Itqon KH. Ubaidillah Shodaqoh.

--- Redem Kono

Komentar