Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM Tersangka Kasus Suap, Idrus Marham Mundur Dari Jabatan Mensos 24 Aug 2018 14:56

Article image
Politisi Partai Golkar Idrus Marham mundur dari jabatan Menteri Sosial (Mensos). (Foto: NET)
Idrus Marham diduga terlibat dalam dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ada sejumlah pertemuan yang dilakukan Idrus dengan Direktur Utama PLN Sofyan Basir.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Politisi Partai Golkar Idrus Marham mundur dari jabatan Menteri Sosial (Mensos). Pengunduran diri Idrus yang tergolong mendadak karena yang bersangkutan sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Untuk mengganti posisi Idrus, Jokowi dikabarkan telah melantik putra Ginanjar Kartasasmita, Agus Gumiwang Kartasasmita. Sebelumnya, Agus pernah dipecat dari Partai Golkar karena mendukung Jokowi sementara partainya mengusung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

"Pada hari ini, tadi saya menghadap Bapak Presiden pukul 10.30 WIB. Saya lakukan ini setelah kemarin saya mendapatkan surat pemberitahuan tentang penyidikan saya terkait kasus yang dilakukan oleh Enny dan Koco. Berdasarkan surat itu, saya mengambil langkah, maka itu saya menghadap Presiden untuk mengajukan surat pengunduran diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral saya."

Idrus Marham diduga terlibat dalam dalam kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ada sejumlah pertemuan yang dilakukan Idrus dengan Direktur Utama PLN Sofyan Basir dan para tersangka, Eni Maulani Saragih dan Johannes B Kotjo. Pertemuan tersebut teridentifikasi lewat rekaman CCTV yang disita penyidik dari serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk di kantor dan rumah Direktur PLN Sofyan Basir.

"Dari bukti-bukti yang ditemukan tersebut memang ada beberapa pertemuan yang teridentifikasi dan perlu klarifikasi pada pihak-pihak yang bersangkutan,” ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (2/8/2018). 

Informasi yang beredar di kalangan wartawan, Agus telah dilantik di Istana Negara, Jakarta, pukul 15.00 WIB, Jumat (24/8/2018).

"Iya, pelantikan hari ini pukul 15.00 WIB," ujar Staf Khusus Presiden Adita Irawati lewat pesan singkat, Jumat (24/8/2018).

--- Simon Leya

Komentar