Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

POLITIK TGB Dukung Jokowi, Koalisi Jokowi Gembira 05 Jul 2018 12:11

Article image
Presiden Jokowi dan TGB dalam kunjungan ke NTB. (Foto: Ist)
Terhadap dukungan TGB kali ini, PDI Perjuangan mengaku gembira. Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menebak TGB terkesan oleh kinerja Jokowi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Gubernur NTB TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memutuskan untuk mendukung petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga periode kedua.

TGB mengaku bahwa keputusannya mendukung Jokowi dilakukan setelah mempertimbangkan bangsa, umat dan akal sehat.

"Jadi keputusan apa pun itu harus mempertimbangkan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat. Keseluruhan dari tiga hal ini menurut saya, pantas dan fair kalau kita beri kesempatan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang selama 4 tahun ini beliau mulai," ujar TGB pada Rabu, (4/7/2018). 

Terhadap dukungan TGB kali ini, PDI Perjuangan mengaku gembira. Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menebak TGB terkesan oleh kinerja Jokowi.

"Tentu dukungan tersebut diberikan karena ada bukti-bukti yang meyakinkan tentang kerja dan kinerja yang didukung," kata Hendrawan.

Hal senada disampaikan Golkar. Partai berlambang pohon beringin itu menyatakan TGB bisa memenangkan Jokowi di Pilpres 2019. Sebab, NTB merupakan salah satu wilayah kekalahan Jokowi pada Pilpres 2014. 

"Positif dan bagus sekali untuk memperkuat pemenangan Pak Jokowi dalam Pilpres 2019. Sebagaimana yang kita tahu bahwa NTB merupakan daerah di mana Pak Jokowi dalam Pilpres 2014 kalah," ujar Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily.

PPP dan PKB menambahkan dukungan TGB kian mempertegas bahwa Jokowi memiliki kedekatan dengan umat Islam. Jokowi selama ini diisukan anti-Islam.

"Dukungan ini makin menepis prasangka bahwa Pak Jokowi itu anti-Islam dan tidak memperhatikan kepentingan serta aspirasi umat Islam," tutur Sekjen PPP Arsul Sani.

--- Redem Kono

Komentar