Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INTERNASIONAL Tiba di Kamp Pengungsi Rakhine, Presiden Jokowi: Bantuan Kemanusiaan Ini akan Berkesinambungan 29 Jan 2018 07:40

Article image
Presiden Jokowi berbincang dengan pengungsi Rohingya di sebuah kamp, di Jamtoli, Cox’s Bazar, Bangladesh. (Foto: Humas Setpres)
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi meninjau Indonesia Humanitarian Alliance (IHA)-The Dreamers Medical Camps, yang merupakan salah satu fasilitas kesehatan hasil kerja sama pemerintah bersama-sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisas

COX'S BAZAR, IndonesiaSatu.co -- Setelah menempuh perjalanan melalui udara yang dilanjutkan dengan perjalanan darat sejauh 70 km, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang didampingi Ibu Negara Iriana tiba di Kamp Pengungsi Rakhine State, di Jamtoli, Cox’s Bazar, Bangladesh, Minggu (28/1/2018) sore waktu setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi meninjau Indonesia Humanitarian Alliance (IHA)-The Dreamers Medical Camps, yang merupakan salah satu fasilitas kesehatan hasil kerja sama pemerintah bersama-sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organisasi, serta masyarakat Indonesia.

Presiden Jokowi juga sempat berinteraksi dengan para pengungsi seraya memberikan bantuan. Sejumlah klinik pengobatan, farmasi, hingga pompa air yang berada di fasilitas kesehatan juga tak luput dari tinjauan Kepala Negara.

Presiden menegaskan, sejak awal masalah pengungsi ini muncul, pemerintah dan masyarakat Indonesia bersama-sama membantu para pengungsi di Cox’s Bazar.

“Bantuan kemanusiaan ini akan kita berikan secara berkesinambungan,” tegas Presiden.

Kepala Negara mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Bangladesh dalam membantu masalah pengungsi. “Sejak awal pemerintah kita selalu berkoordinasi mengenai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Kepala Negara juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak dari Indonesia, termasuk masyarakat dan LSM kemanusiaan, yang bersama-sama dengan pemerintah bahu-membahu memberikan bantuan kemanusiaan, baik di Myanmar maupun di Bangladesh.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kunjungan kali ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki dan Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Rina Soemarno. 

--- Redem Kono

Komentar