Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

INTERNASIONAL Tiba di Pakistan, Presiden Jokowi Dijadwalkan Lakukan Serangkaian Pertemuan Bilateral 27 Jan 2018 09:26

Article image
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut oleh General Manager Hotel Serena, Islamabad, Pakistan. (Foto: Humas Setpres)
Beberapa agenda yang rencana akan dilaksanakan oleh Presiden Jokowi yakni pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Pakistan, pertemuan dengan parlemen, dan pertemuan bilateral terkait peningkatan kerja sama ekonomi.

ISLAMABAD, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana tiba di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad, Pakistan, Jumat (26/1/2018) siang sekitar pukul 14.32 Waktu Setempat (WS) atau pukul 16.32 WIB.

Setelah keluar dari pesawat, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mendapat buah tangan dari dua anak-anak yang menyambut di tangga pesawat.

Selanjutnya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut oleh Presiden Republik Islam Pakistan Mamnoon Hussain dan Ibu Begum Mahmooda Mamnoon, Menteri Energi Federal Pakistan Awais Laghari, Duta Besar Republik Islam Pakistan untuk Indonesia Mohammad Aqil Nadeem, dan Atase Pertahanan Republik Indonesia di Islamabad, Pakistan Putut Witjaksono.

Usai melewati pasukan kehormatan, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana beserta rombongan menuju penginapan di Hotel Serena, Islamabad.
 
Setibanya di penginapan, Hotel Serena, Islamabad, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Karachi, Dempo Awang Yuddhie dan General Manager Hotel Michel A. Galopin.
 
Beberapa agenda yang rencana akan dilaksanakan oleh Presiden Jokowi yakni pertemuan dengan masyarakat Indonesia di Pakistan, pertemuan dengan parlemen, dan pertemuan bilateral terkait peningkatan kerja sama ekonomi.
 
Sebagai informasi, Pakistan merupakan salah satu negara pilihan bagi upaya diversifikasi dan peningkatan produk non-migas Indonesia khususnya komoditas CPO (Crude Palm Oil), teh, kertas, baja, dan produk kimia.
 
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kenegaraan dua hari (26-27 Januari 2018) di Pakistan diantaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

--- Redem Kono

Komentar