Breaking News

NASIONAL Tim Penyelam TNI-AL Berhasil Temukan Kotak Hitam Pesawat Lion Air 01 Nov 2018 13:19

Article image
Tim penyelam TNI-AL berhasil menemukan kotak hitam (black box) pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Rabu (1/11/2018). (Foto: Tribun News)
Pencarian black box ini telah dilakukan sejak Senin. Pada hari Rabu, tanda-tanda keberadaan black box sudah mulai terdeteksi.

KARAWANG, IndonesiaSatu.co – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, tim penyelam TNI AL akhirnya berhasil menemukan  kotak hitam (black box) pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Rabu (1/11/2018).

Penemuan kotak hitam disampaikan Kadispen TNI AL Kolonel Laut Mohamad Zaenal. Dikatakan Zaenal, kotak hitam segera dibawa ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Sudah confirmed ditemukan (black box) oleh Satgas SAR TNI AL, selanjutnya diserahkan kepada KNKT. Data pendukung akan di-update lebih lanjut," ujar Zaenal saat dihubungi, Kamis.

Informasi yang sama ditegaskan Dansatgas SAR Lion Air Kolonel Iswarto.

"Iya ini sudah ketemu (black box), cuma masih proses evakuasi oleh tim penyelam angkatan laut," ujarnya seperti dikutip Kompas.com, Kamis (1/11/2018).

Menurut dia, dengan ditemukannya black box ini, investigasi lanjutan segera dilakukan.

"Satu black box, ini sudah lengkap untuk melakukan proses investigasi," kata dia.

Pencarian black box ini telah dilakukan sejak Senin. Pada hari Rabu, tanda-tanda keberadaan black box sudah mulai terdeteksi. Hal ini dideteksi dari pantauan empat sektor berdasarkan koordinat lokasi black box yang telah ditemukan.

Dari empat sektor yang telah dipantau, tiga kapal mendeteksi obyek di dasar laut yang ternyata bukan bagian dari bodi pesawat.

"Nah sektor keempat ini yang melihat serihan sepihan dari Lion Air. Setelah itu kami turunkan ROV untuk meyakinkan, ternyata memang betul banyak bagian bagian yang kecil, termasuk ping locater, bagian dari black box," tutur Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi, Kamis.
Benda yang merekam suara terakhir di pesawat sebelum jatuh itu ditemukan di kedalaman 30 meter lewat alat Remotely Operated Vehicle (ROV) yang dimiliki kapal Baruna Jaya.

Awalnya ROV menemukan serpihan badan pesawat dan sebuah syal yang diduga milik korban. Petugas kemudian membawa ping locater untuk menangkap sinyal 'beep' dari kotak hitam tersebut.

Setelah diangkut dari dasar laut tim langsung membawa benda yang diduga kotak hitam itu ke Kapal Baruna Jaya I. Sementara penyelam terus melakukan pencarian serpihan lain.

--- Simon Leya

Komentar