Breaking News

PENDIDIKAN Tindaklanjuti Instruksi Gubernur NTT dan Bupati Ende, Kadis P dan K Ende: Ini Demi Kebaikan Bersama 20 Mar 2020 23:29

Article image
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe. (Foto: POS-KUPANG)
"Instruksi ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah untuk diindahkan dan ditindaklanjuti secara sungguh," harap Mensi.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende akhirnya mengumumkan secara resmi kebijakan "merumahkan" semua tenaga pendidik dan peserta didik dengan memperhatikan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Menindaklanjuti Instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: 443/100/PK/2020, serta Instruksi Bupati Ende Nomor: PK.420/KEP/644/HK/2020 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Desease 2019 (COVID-19)  Pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Ende.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Mathildis Mensi Tiwe melalui segmen wawancara yang disiarkan melalui RRI Ende, Kamis (19/3/20) mengatakan bahwa kebijakan tersebut berangkat dari situasi riil di NTT.

"Kondisi riilnya sesuai dengan Instruksi Gubernur NTT dan telah direspon serta ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ende melalui Instruksi Bupati Ende," ungkap Mensi.

Kadis Mensi menjabarkan bahwa terdapat tujuh poin penting yang ditindaklanjuti oleh Dinas P dan K Kabupaten Ende sesuai Instruksi dimaksud, yakni;

Pertama, merumahkan semua tenaga pendidik, yakni para guru dan semua tenaga kependidikan terhitung sejak tanggal 20 Maret hingga 4 April 2020 sebagaimana instruksi Bapak Gubernur NTT.

Kedua, khusus untuk para guru, tetap mempersiapkan bahan ajar dan tetap melaksanakan pembelajaran selama dirumahkan, dengan menggunakan berbagai metode, di antaranya metode online yakni menyiapkan Kelas Maya menggunakan akses Rumah Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui laman website: belajar.kemdikbud.go.id.

Selain itu, dapat juga secara offline di mana guru mengunduh materi-materi ajar dari Internet atau Rumah Belajar, lalu dibagikan kepada para peserta didik untuk dikerjakan sebelum atau selama masa dirumahkan.

Selain metode online dan offline, juga metode penugasan secara manual kepada para peserta didik untuk dikerjakan selama dirumahkan dan selanjutnya dikumpulkan pada saat masuk sekolah atau dikirim melalui email atau media sosial lainnya.

Ketiga, tetap memberikan panduan, tuntunan dan monitoring terhadap aktivitas para peserta didik serta melakukan evaluasi secara rutin.

Selain itu, wajib membuat laporan kepada Kepala Sekolah terkait proses pembelajaran yang dilakukan selama dirumahkan. Juga menginformasikan terkait kebijakan merumahkan peserta didik kepada orang tua/wali melalui Surat Resmi yang dikeluarkan oleh sekolah masing-masing.

Keempat, himbauan kepada para orang tua/wali agar tetap memantau aktivitas belajar anak selama masa dirumahkan serta bertanggung jawab membatasi aktivitas anak di luar rumah.

Kelima, khusus untuk peserta didik, guru dan tenaga kependidikan, wajib berada di rumah dan tidak bepergian kemana-mana, tetap memperhatikan protokol kesehatan selama berada di rumah seperti menghindari kontak fisik secara langsung, menjaga jarak dengan orang lain, menjaga sanitasi, mengontrol suhu tubuh dengan menggunakan termometer badan, menghindari pertemuan dalam kelompok besar, dan tetap mengontrol kesehatan ke fasilitas terdekat jika mengalami sakit.

Keenam, melakukan proses pengamanan terhadap sekolah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku.

Ketujuh, melaporkan hasil pelaksanaan instruksi Bupati ini kepada Bupati melalui para Camat se-Kabupaten Ende.

Tanggung Jawab dan Kepedulian Pemerintah

Selain point-point yang tercantum dalam instruksi dimaksud, Kadis Mensi menerangkan bahwa sebelumnya telah dilakukan langkah protektif sebagai upaya preventif di sekolah-sekolah.

Ia mengaku, karena hal tersebut sangat situasional, maka ada sekolah-sekolah yang sudah menjalankan instruksi Gubernur sejak hari ini, Jumat (20/3), namun ada beberapa sekolah yang masih menunggu hingga penetapan resmi Instruksi Bupati sebagai pihak yang berwenang secara mekanisme kepemerintahan.

"Instruksi ini berlaku untuk semua sekolah dari tingkat PAUD hingga jenjang SMA. Terkait UNBK, semua terjadi secara aman dan hari ini adalah hari terakhir sehingga pertimbangan juga sangat situasional," imbuhnya.

Kadis Mensi berharap agar para orang tua/wali dan para peserta didik, tetap menyikapi instruksi Bupati ini secara serius sehingga kelangsungan pendidikan di Kabupaten Ende tidak terganggu dengan wabah Corona ini.

"Instruksi ini demi kebaikan bersama dan kelangsungan dunia pendidikan di daerah ini. Sehingga diharapkan agar setelah masa dirumahkan ini, semua dapat kembali beraktivitas dengan kondisi baik. Instruksi ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah untuk diindahkan dan ditindaklanjuti secara sungguh," harapnya.

--- Guche Montero

Komentar