Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

KEUANGAN Tingkat GCG, OJK Rilis Sistem Infomasi Akutansi Terintegrasi 15 May 2018 15:44

Article image
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat peluncuran Si-Auto di Jakarta, Senin, (14/5). (Foto: ist)
SI-AUTO diharapkan dapat menciptakan sistem manajemen keuangan OJK yang mengintegrasikan aspek perencanaan keuangan dalam bentuk anggaran berbasis kinerja.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Sistem Informasi Akuntansi Terintegrasi (SI-AUTO) sebagai bentuk transformasi keuangan untuk meningkatkan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di OJK.

“Pembenahan terus menerus dilakukan agar pengelolaan keuangan OJK semakin transparan dan akuntabel. Continuous improvement merupakan salah satu budaya kerja OJK untuk terus dapat memberikan yang terbaik tidak hanya bagi industri jasa keuangan, tetapi juga bagi bangsa dan negara,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso saat peluncuran Si-Auto di Jakarta, Senin, (14/5).

Menurut Wimboh, SI-AUTO diharapkan dapat menciptakan sistem manajemen keuangan OJK yang mengintegrasikan aspek perencanaan keuangan dalam bentuk anggaran berbasis kinerja, sistem pembayaran yang cepat dan otomatis, perhitungan perpajakan yang akurat dan tepat waktu, pengelolaan aset yang andal serta pertanggungjawaban keuangan yang transparan dan akuntabel.

Dengan SI-AUTO ini, diharapkan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama ini dapat dipertahankan oleh OJK, untuk tahun-tahun berikutnya.

“Upaya tersebut tentunya juga harus diiringi dengan peningkatan kinerja OJK sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh Industri Jasa Keuangan di Indonesia pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,” katanya.

Aplikasi SI-AUTO merupakan pengintegrasian lima aplikasi keuangan terpisahsebelumnya, yaitu empat aplikasi keuangan dan satu aplikasi pengelolaan aset.

--- Sandy Romualdus

Komentar