Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INFRASTRUKTUR Tinjau Pengembangan Infrastruktur, Menteri BUMN Rini Soemarno Kunjungi NTT 08 Mar 2018 08:50

Article image
Menteri BUMN Rini Soemarno ketika berdialog dengan murid SD di Bipolo, Kabupaten Kupang. (Foto: Ist)
Menteri Rini juga meninjau langsung Rumah Kreatif BUMN di Kota Kupang sebagai bentuk dukungan bagi UKM lokal

KUPANG, IndonesiaSatu.co -- Untuk melihat langsung perbaikan dan pengembangan infrastruktur di beberapa wilayah di NTT, Menteri BUMN Rini Soemarno melakukan kunjungan kerja ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan Wianda Pusponegoro, Staf Khusus III Menteri BUMN kepada awak media di Desa Bipolo, Kupang, NTT, Selasa (6/3/2018).

"Kunjungan kerja ke NTT ini merupakan bentuk dukungan Menteri Rini yang mendorong peningkatan perbaikan infrastruktur dasar, seperti kelistrikan, sarana air bersih, dan perbaikan infrastruktur pendidikan," ungkap Wianda.  

Selain itu, lanjut Wianda, Menteri Rini juga meninjau langsung Rumah Kreatif BUMN di Kota Kupang sebagai bentuk dukungan bagi UKM lokal

"Bu menteri ingin memastikan UKM terus berkembang dan mendorong peningkatan ekonomi daerah," ujar dia.

Dukungan Kementerian BUMN di NTT juga berupa pemberian bantuan bedah rumah kepada para veteran, perbaikan sekolah, renovasi tempat ibadah, serta pemberian beasiswa.

"Ini untuk memastikan program RKB di Larantuka dan Adonara bisa berjalan dengan baik," kata Wianda.

Sementara itu. Dalam kunjungannya ke NTT, Menteri Rini mengunjungi masyarakat di Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, NTT.

Desa Bipolo, menarik perhatian Menteri BUMN Rini M, Soemarno. Sebuah desa kecil di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), ini adalah salah satu desa yang mendapatkan bantuan penyambungan listrik gratis melalui program PLN Peduli dalam rangkaian kunjungan Menteri BUMN di Kabupaten Kupang Barat.

“Dengan bantuan listrik di Desa Bipolo ini, diharapkan akan mendorong kemajuan desa tersebut di segala bidang, dan terutama di bidang pendidikan”. kata Menteri Rini dalam rangkaian kunjungan kerja ke NTT, Selasa-Rabu (6-7/3/2018).

Kehadiran Menteri Rini yang bersamaan dengan penyambungan 36 rumah warga dan SMP Negeri 5 Sulamu disambut hangat warga setempat. Untuk tahap awal ini, 36 KK Desa Bipolo akan menikmati penyambungan listrik secara gratis bagian dari program desa berlistrik. Tercatat, hingga Desember 2017, dari 177 desa di Kabupaten Kupang, sudah 149 (84,18 persen) desa yang teraliri listrik.

“Saya ingin tanya ke masyarakat desa sudah apa lebih baik belum (bantuan BUMN)?," tanyanya kepada ratusan masyarakat yang hadir, Selasa (6/3/2018).

"Sudah...," jawab masyarakat yang hadir.

Rini bercerita, dua tahun lalu konsep perencanaan perbaikan diajukan oleh salah satu BUMN, yaitu PT GARAM (Persero). Rini menyambut positif proyeksi tersebut. Dia pun meminta segenap BUMN lain untuk ikut bergerak, antara lain PLN, Pertamina, Telkom Indonesia, dan PT. Balai Pustaka.

"Saya senang sekali bisa ke sini lagi, saya sudah di sini dua tahun lalu, waktu seingat saya jalannya belum sebagus ini, dan saya bersyukur ternyata yang dijanjikan betul programnya bisa mensejahterakan," terang Rini.

Beberapa poin bantuan dilakukan Kementerian BUMN di Kupang meliputi perbaikan seperti kelistrikan, sarana air bersih, dan perbaikan infrastruktur pendidikan bagi masyarakat NTT.

Ke depan, Menteri Rini masih ingin lebih memajukan lagi bantuan BUMN di Kupang dari segi pendidikan. Dia pun meminta PT Telkom Tbk untuk bisa menghadirkan "Pustaka Padi", yakni perpustakaan digital yang tujuannya bisa digunakan masyarakat desa agar dapat mengenal komputer dan memnafaarkan internet lebih baik.

"Tahun depan saya akan minta laporannya karena saya ingin menekankan betul, BUMN berpartisipasi mencerdaskan bangsa dan membangun Indonesia," pungkasnya. 

--- Redem Kono

Komentar