Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

KULINER Tatkala Lezatnya Kuliner Indonesia Manjakan Lidah Masyarakat Selandia Baru 14 Aug 2017 07:58

Article image
Masyarakat Selandia Baru sedang menikmati masakan kuliner nusantara. (Foto: Ist)
Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang beraneka ragam, sehingga perlu promosi yang serius dan terarah agar bisa menjadi komoditas unggulan di luar negeri.

WELLINGTON, IndonesiaSatu.co -- Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru mengadakan kegiatan promosi kuliner nusantara di negeri tersebut. Kegiatan itu dibalut dalam tema Indonesian Cullinary Week (ICW).

Adapun kegiatan program promosi kuliner tersebut dilakukan di hotel bintang 5, James Cook Hotel, di ibukota Wellington – dan akan berlangsung hingga 20 Agustus mendatang.

Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengatakan kegiatan ini merupakan yang pertama kali, yakni makanan Indonesia pertama kali diperkenalkan di negara tersebut. Ia berharap promosi makanan semacam ini akan menjadi pintu masuk untuk kehadiran restoran Indonesia di Wellington.

Tantowi menambahkan Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang harus diperkenalkan ke bangsa-bangsa lain. Kuliner Indonesia sudah diakui kelezatannya oleh dunia internasional.

"Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang beraneka ragam, sehingga perlu promosi yang serius dan terarah agar bisa menjadi komoditas unggulan di luar negeri. Dan kita bangga sekali karena rendang dan nasi goreng menempati peringkat pertama dan kedua dalam daftar 50 makanan terlezat di dunia versi CNN," ungkap politisi Golkar tersebut.

Kegiatan promosi makanan ini disambut antusias oleh masyarakat. Sekitar 250 orang, yang di dominasi warga Selandia Baru, mencicipi aneka makanan Indonesia itu pada pada hari pembukaan Kamis (10/8/2017) malam waktu setempat. Selain pengunjung restoran, acara ini dihadiri pula oleh sejumlah pejabat pemerintah dari kementerian luar negeri dan perdagangan, anggota parlemen, korps diplomatik, LSM, Radio New Zeland, dunia usaha, dan komunitas Friends of Indonesia.

Adapun makanan khas Indonesia yang disajikan ke tempat ini antara lain rendang, kambing guling, sate ayam, mie bakso, mie goreng, sop buntut, nasi goreng, ayam goreng kecap, sampai es teler. Banyak pengunjung mengaku dimanjakan oleh lezatnya kuliner Indonesia.

Para pengunjung dan undangan tampak antusias dan bolak balik menikmati aneka hidangan di meja buffet. Salah satu hidangan yang terus mendapat pujian atas kelezatannya adalah sop buntut. Sajian yang satu ini memang spesial karena diracik langsung oleh dua chef dari Hotel Borobudur, Jakarta, Idham Colid dan Okky Septiyadi, yang terkenal dengan masakan tersebut.

Pemilihan sop buntut didasari fakta bahwa Selandia Baru memiliki produk daging yang sangat baik kualitasnya dan Indonesia sangat kaya dengan bumbu rempah, sehingga perpaduan antara keduanya akan menjadi 'perkawinan' yang sempurna.

"Semoga acara di Wellington ini bisa bergaung ke negara-negara lainnya dan sop buntut akan menjadi primadona baru kuliner dunia," tambah Tantowi.

Dalam sambutannya, Steve Martin, General Manager James Cook Hotel, berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Duta Besar Indonesia dan menghargai transfer ilmu selama kedua chef Indonesia itu memasak di hotelnya. Dia juga optimistis kuliner Indonesia akan cepat diterima oleh warga Selandia Baru karena rasa dan variasinya. 

Acara yang akan berlangsung sepuluh hari tersebut diperkirakan akan dikunjungi oleh lebih dari 500 orang. Tantowi menganggap ketertarikan warga Selandia Baru pada makanan Indonesia adalah pintu masuk hubungan bilateral yang lebih baik di masa-masa mendatang.

--- Redem Kono

Komentar