Breaking News

INTERNASIONAL Tolak Perang AS vs Iran, Mantan Pejabat AS Menulis Surat Terbuka kepada Trump 27 May 2019 14:44

Article image
Ilustrasi perang AS versus Iran. (Getty images)
Kebijakan keliru Trump di Iran bisa menyeret AS ke dalam konflik bersenjata dengan korban jiwa, materi, dan biaya yang sangat besar.

WASHINGTON, IndonesiaSatu.co -- Sedikitnya 70 mantan pejabat tinggi militer dan sipil Amerika Serikat (AS) menulis surat terbuka menolak perang dengan Iran kepada Presiden, Donald Trump.

Seperti disitir dari Huffingtonpost.com, Senin (27/5/2019), para mantan pejabat militer dan sipil itu melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Trump mengirim pasukan dan senjata ke kawasan Timur Tengah.

Menurut mereka, kebijakan Trump itu justru akan memunculkan konfrontasi berbahaya dan mematikan bagi semua pihak.

“Perang dengan Iran, apapun alasan dan motifnya, akan membahayakan semua pihak dan menimbulkan destabilisasi Timur Tengah seperti yang kini terjadi,” demikian salah satu pernyataan dalam surat terbuka itu.

Para mantan pejabat yang ikut menandatangani surat terbuka tersebut di antaranya Laksamana. Sandy Adams (AL), Brigadir Jenderal Clara Adams-Ender (AD), Brigadir Jenderal Ricardo Aponte (AU), Laksamana Donald Arthur (AL), Mayor Jenderal Donna Barbisch (AD), dan Brigadir Jenderal Stephen A. Cheney (Korps Marinir).

Mereka juga mengatakan, kebijakan keliru Trump di Iran bisa menyeret AS ke dalam konflik bersenjata dengan korban jiwa, materi, dan biaya yang sangat besar.

Menurut mereka, perlindungan kepentingan AS di Timur Tengah, keamanan negara sahabat dan sekutu dapat dicapai melalui sikap kenegarawanan dan diplomasi agresif, bukan konflik bersenjata.

--- Rikard Mosa Dhae