Breaking News
  • Bekasi siapkan 1000 polisi kawal buruh pada May Day
  • Bupati Mojokerto ditetapkan tersangka suap dan gratifikasi
  • Evakuasi pesawat Lion belum selesai, bandara Gorontalo masih ditutup
  • INKA Mulai Kirim "LRT" ke Sumatera Selatan
  • Jokowi Akan Jajaki Ruas Jalan Trans Papua-Papua Barat

REGIONAL Tren Elektabilitas Isran – Hadi Naik, Pengamat: Masyarakat Kaltim Semakin Cerdas 15 May 2018 14:57

Article image
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran – Hadi. (Foto: ist)
Isran Noor dan Hadi Mulyadi merupakan pasangan calon Pilkada Kaltim yang paling siap menjawab keluhan masyarakat Kaltim. Masyarakat Kaltim semakin cerdas menginginkan perubahan di Kaltim.

SAMARINDA, IndonesiaSatu.co -- Elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) nomor urut 3 pada Pilkada 2018, Isran Noor dan Hadi Mulyadi kini tren elektabilitasnya naik.

Pengamat Ekonomi Kaltim, Ruhil Mbere mengatakan hal tersebut dikarenakan gagasan-gagasan yang diusung pasangan calon dari koalisi partai Gerindra-PKS-PAN ini menyentuh persoalan masyarakat Kaltim.

Menurutnya, Isran Noor dan Hadi Mulyadi merupakan pasangan calon Pilkada Kaltim yang paling siap menjawab keluhan masyarakat Kaltim. Masyarakat Kaltim semakin cerdas menginginkan perubahan di Kaltim.

"Masyarakat Kaltim semakin cerdas menentukan pilihan berdasarkan program kerja dan visi misinya. Mereka akan memilih yang menjawab keluhan masyarakat Kaltim selama ini," ujar Ruhil di Samarinda, Kalimantan Timur (14/5/2018).

Ia pun mengatakan masyarakat membutuhkan keberpihakan seperti program Isran – Hadi yang dimulai dari pembangunan pedesaan.

“Saya rasa itu program kongkrit yang menyentuh masyarakat Kaltim di pedesaan. Melalui segitiga emas pedesaan akan menjawab keluhan sebagian besar masyarakat Kaltim,” kata Ruhil.

Saat ditanya lebih lanjut tentang segitiga emas gagasan Isran-Hadi, Ia menyebut konsep tersebut merupakan terobosan dalam meningkatkan kesejahteraan di Kaltim. Segitiga emas tersebut meliputi pembangunan infrastruktur di pedesaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui 65 ribu beasiswa, dan pengelolaan sumberdaya alam melalui 1 juta hektar untuk agribisnis.

--- Sandy Romualdus

Komentar