Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

MEGAPOLITAN Umat Katolik di Katedral Kirimkan Doa untuk Perayaan Idul Fitri Umat Islam 25 Jun 2017 15:13

Article image
Umat Gereja Katedral Jakarta mendoakan umat Islam yang hari ini merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, Minggu (25/6/2017). (Foto: JIBI)
"Ya Bapak, hari ini saudara-saudara kami umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri. Semoga umat Kristiani semakin berani menjalin kerja sama dan persaudaraan dengan umat agama lain dalam mewujudkan perdamaian…"

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Umat Gereja Katedral Jakarta menghaturkan doa khsus untuk umat Islam yang hari ini merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah.

"Ya Bapak, hari ini saudara-saudara kami umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri, semoga umat Kristiani semakin berani menjalin kerja sama dan persaudaraan dengan umat agama lain dalam mewujudkan perdamaian," kata lektor dalam misa pukul 10.00 WIB di Gereja Katedral, Jakarta, Minggu (25/6/2017).

"Kabulkanlah doa kami ya Tuhan," jawab umat yang menghadiri perayaan misa pagi di gerega Katedral.

Dalam khotbahnya, Romo Mariono mengajak umat Kristiani untuk saling memaafkan, seperti halnya umat Islam yang bermaaf-maafan pada Hari Raya Idul Fitri.

"Pada hari ini saudara-saudara kita yang Muslim saling memaafkan satu sama lain. Kita pun diajak untuk memaafkan. Mereka mau membangun kembali relasi yang mungkin terganggu menjadi relasi yang lebih positif dan baik," katanya.

Gereja Katredal hari ini memangkas jadwal misa yang bertepatan dengan Hari Lebaran untuk menghormati umat Muslim yang melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal.

"Situasi agak khusus ini karena bersamaan pada hari Minggu. Kami memahami umat Muslim hanya ada satu waktu serentak untuk Shalat Id, sedangkan misa bisa menyesuaikan diri karena ada beberapa kali dalam hari Minggu," kata Kepala Paroki Gereja Katredal Jakarta Romo Hani Rudi Hartoko.

Biasanya, Gereja Katedral bermisa Minggu diadakan enam kali, yakni pukul 06.00; 07.30; 09.00; 11.00; 17.00 dan 19.00 WIB. Namun, khusus pada 25 Juni 2017 misa hanya diadakan empat kali pada pukul 10.00; 12.00; 17.00 dan 19.00 WIB.

"Bertetangga yang baik dan tulus sebagai sesama anak bangsa dan saling mendukung dalam bertetangga. Untuk saling menghormati dan ikut bergembira di hari yang fitri," demikian Romo Hani.

--- Sandy Romualdus

Komentar