Breaking News

INTERNASIONAL Unjuk Rasa Kembali Memanas, Hong Kong Kerahkan Satuan Antihuru-hara 27 May 2020 12:43

Article image
Satuan polisi antihuru-hara Hong Kong menghadapi pengunjuk rasa hari Minggu lalu. (Foto: faz.net)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan mengumumkan respon keras terhadap China terkait penerapan Undang-Undang Keamanan Nasional di Hong Kong.

HONG KONG, IndonesiaSatu.co Pemerintah Hong Kong mengerahkan ratusan polisi antihuru-hara di sekitar gedung parlemen untuk mengawal aksi demonstrasi lanjutan menentang Rancangan Undang-undang (RUU) lagu nasional China dan rencana Beijing menerapkan UU Keamanan Nasional.

Dilansir faz.net, Rabu (27/5/2020), UU Keamanan Nasional yang baru memicu aksi protes dalam skala besar pertama di Hong Kong sejak demonstrasi menentang pengembalian Hong Kong ke China oleh Inggris pada 1997.

Kalangan aktivis menilai UU Keamanan Nasional bisa mengakhiri otonomi Hong Kong sebagai kota paling bebas di China.

Sejauh ini masih diberlakukan kebijakan satu negara dua sistem di Hong Kong. Namun, warga Hong Kong mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap meningkatnya pengaruh Beijing di wilayahnya.

Ribuan demonstran bentrok dengan polisi pada Minggu (24/5/2020) dalam aksi protes di pusat kota Hongkong dan kawasan parlemen. Para diplomat, lembaga dagang, dan investor juga turut  membunyikan alarm.

Aparat telah memasang dinding buatan setinggi dua meter dan penghalang plastik yang diisi air di salah satu titik demonstrasi.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan mengumumkan respon keras terhadap rencana China terkait penerapan Undang-Undang Keamanan Nasional di Hong Kong.

--- Rikard Mosa Dhae