Breaking News

REGIONAL Update Cofid-19 Nagekeo Hari Ini Tambah Dua Reaktif 08 May 2020 20:21

Article image
Ilustrasi virus corona. (Foto: ist)
"Terhadap tambahan 2 reaktif hari ini, kami harus tegaskan kemungkinan terburuk, bahwa pergerakan status dari reaktif ke positif Covid, sangat mungkin terjadi di daerah kita..."

MBAY, IndoesiaSatu.co -- Hasil rapid test kedua terhadap OTG Nagekeo khususnya dari Puskesmas Danga, didapati dua orang reaktif. Satu orang adalah OTG klaster Magetan, sedangkan satu lagi adalah keluarga yang memiliki kontak erat dengan satu OTG reaktif dari hasil rapid test terdahulu.

Dengan demikian, per hari ini, Jumat (8/5/2020), Kabupaten Nagekeo sudah tercatat tiga OTG yang reaktif berdasarkan rapid test.

"Terhadap tambahan 2 reaktif hari ini, kami harus tegaskan kemungkinan terburuk, bahwa pergerakan status dari reaktif ke positif Covid, sangat mungkin terjadi di daerah kita," jelas Humas Posko Covid-19 Kabupaten Nagekeo melalui pernyataan resmi yang dikutip IndonesiaSatu.co, hari ini.

Penegasan ini disampaikan sejak awal agar kewaspadaan semua warga Nagekeo harus semakin ditingkatkan. Khususnya warga kota Mbay, harus lebih mawas diri dan disiplin terhadap upaya cegah Covid-19.

"Kami mengingatkan dengan serius, agar para penyandang P2T2, OTG, maupun ODP, wajib diam di rumah. Karantina mandiri selama 14 hari, tak ada toleransi sedikit pun," tegas pejabat Humas Posko Covid-10 Nagekeo dalam rilis tersebut.

Keluarga dan tetangga terdekat juga dimintai berpartisipasi dan tanggung jawabnya untuk mengawasi dan harus bisa menegur bila masih ada yang melanggar protokol karantina. Sebab tak bisa sepenuhnya diserahkan kepada petugas kesehatan.

"Camat, kades/lurah, hingga RT yang empunya warga dan sangat dekat dengan warganya, harus peduli terhadap hal ini."

Peningkatan status OTG reaktip sudah menjangkau sanak keluarga yang bukan P2T2. Artinya, ancaman virus corona ini, bukan lagi hanya mereka yang baru tiba dari zona merah, tapi sudah menjangkau keluarga di tempat dia tinggal.

"Kewaspadaan dan ketaatan kita terhadap protokol kesehatan cegah covid-19 sudah tidak kompromi banyak lagi."

--- Sandy Javia

Komentar