Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

PENDIDIKAN Usia Berapakah Seorang Anak Boleh Mendapatkan Pendidikan Seks? 23 Aug 2017 18:03

Article image
Pendidikan seks harus diberikan sesuai kategori umur. (Foto: ist)
Frenia Nababan dari Koordinator Advokasi dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) mengatakan bahwa pendidikan seks sejak usia dini untuk anak merupakan salah satu senjata dalam mencegah kejahatan dan pelecehan seksual.

MARAKNYA kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang menempatkan anak-anak sebagai korban tentunya menjadi sebuah realitas yang menyedihkan. Di Indonesia sendiri, jumlah kasus pelecehan seksual terhadap anak terus meningkat. Rita Pranawati, sekretaris KPAI, mengatakan bahwa selain jumlah kasus yang meningkat, modus dan jenis kekerasan seksual pada anak pun semakin aneh dan di luar nalar. Hal ini tentu menjadi catatan kelam yang mencoreng wajah Indonesia sebagai rumah yang ramah bagi segala kalangan.

Realitas ini menyentak kesadaran akan kebutuhan pendidikan seksual yang tepat pada anak. Rita Pranawati menambahkan, dari hasil penelitian KPAI, 70 persen orang tua di Indonesia belum memberikan pendidikan seksual yang tepat pada anak.

Senada dengan KPAI, Frenia Nababan dari Koordinator Advokasi dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) mengatakan bahwa pendidikan seks sejak usia dini untuk anak merupakan salah satu senjata dalam mencegah kejahatan dan pelecehan seksual. Frenia mengatakan, upaya penerapan hukuman tidak efektif karena buktinya persentase jumlah kejahatan seksual pada anak tetap meningkat. Untuk itu, pendidikan seks yang dimulai dalam keluarga merupakan tempat pertama bagi anak dalam memperoleh informasi yang sehat tentang seks. Informasi seks sejak dini pada anak juga membantu menyadarkan anak bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh oleh orang asing, bahkan oleh orang dekat sekalipun.

Lalu, pada usia berapakah seorang anak boleh mendapatkan pendidikan seks? Dr. Rajiv Anand, seorang psikiater dan konsultan seks di Mumbai, India, menyampaikan beberapa kategori pemberian informasi dan edukasi tentang seks pada anak:

Balita 1-5 Tahun

Pada usia ini, pendidikan yang diberikan berupa pengenalan organ tubuh pada anak, khususnya organ vital dan seksual. Orang tua bisa menginformasikan dan mengajarkan bagian tubuh mana saja yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Usia 5-10 Tahun

Anak-anak pada usia ini biasanya mempunyai rasa ingin tahu yang banyak, termasuk informasi sensitif tentang seks. Orang tua pasti akan berhadapan dengan pertanyaan bagaimana seorang anak bisa lahir, proses kelahiran, mengapa ada alat kelamin yang berbeda antara laki-laki dan perempuan, dll.

Orang tua bisa memberikan informasi dengan membuat analogi-analogi tertentu pada anak, yang membuat anak pelan-pelan memahami pendidikan seks.

Usia 11-16 Tahun

Pada usia ini orang tua mulai menjelaskan tentang haid, mimpi basah, perubahan fisik yang akan terjadi pada pria dan wanita, pengetahuan tentang berhubungan seks yang hanya boleh dilakukan setelah menikah, proses kelahiran, dll.

 

--- Altamis Febyesha

Tags:
Pendidikan

Komentar