Breaking News

OLAHRAGA Virus Corona Merebak di Spanyol, Kompetisi La Liga Digelar Tanpa Penonton 13 Mar 2020 15:54

Article image
Logo La Liga Spanyol. (Foto: Ist)
Pada akhirnya, penyebaran Virus Corona yang tidak terkontrol ini memaksa otoritas sepakbola Spanyol menggelar pertandingan tanpa penonton.

SPANYOL, IndonesiaSatu.co-- Semua pertandingan di kompetisi La Liga dan Segunda Division akan digelar tanpa penonton selama setidaknya dua pekan akibat merebaknya Virus Corona di Spanyol.

Spanyol saat ini tengah dalam keadaan genting. Virus Covid19 di negara itu menyebar dengan cepat dalam waktu singkat.

Dilansir m.detik.com, seturut laporan pada Senin (9/3/20), menyebutkan ada lebih dari 1.236 orang yang terinfeksi virus tersebut. Jumlah itu naik dua kali lipat dibandingkan sehari sebelumnya.

Sementara pada Selasa (10/3/20), pemerintah Spanyol mengumumkan ada 31 orang yang telah meninggal karena virus tersebut. Pada Senin malam, Menteri Kesehatan Spanyol mengumumkan sejumlah daerah yang memiliki jumlah penyebaran virus paling tinggi di negaranya.

Paling tinggi yakni Madrid dengan 577 kasus yang terdeteksi, sementara wilayah Basque tercatat 149 kasus. Pada hari yang sama, Menkes Spanyol mengumumkan bahwa semua sekolah dan universitas di kota Madrid diliburkan.

Pada akhirnya, penyebaran Virus Corona yang tidak terkontrol ini memaksa otoritas sepakbola Spanyol menggelar pertandingan tanpa penonton. Aturan ini berlaku untuk divisi La Liga dan Segunda Division.

Pihak La Liga mengumumkan hal tersebut pada Selasa (10/3/20) pagi waktu setempat, sehingga para fans tidak dapat masuk stadion setidaknya selama sekitar 15 hari.

Menurut informasi dari Dewan Olahraga Tinggi (CSD), pertandingan La Liga Santander dan La Liga SmartBank akan dimainkan secara tertutup, mulai hari ini dan setidaknya untuk dua pekan ke depan.

"La Liga akan terus melakukan kontak terus-menerus dengan Kementerian Kesehatan dan CSD untuk memenuhi rekomendasi dan/atau keputusannya, menempatkan kesehatan penggemar, pemain, karyawan klub, jurnalis, dan lain-lain di atas krisis kesehatan COVID-19," demikian pernyataan resmi dari pihak La Liga.

Adapun laga-laga yang ditunda akibat virus ini yakni laga jornada pekan 28 dan 29 di pentas La Liga dan laga jornada pekan 32 dan 33 di Segunda Division.

Real Madrid menjadi klub yang mendapatkan pukulan paling berat. Sebab mereka sebenarnya dijadwalkan untuk melakoni dua pertandingan kandang melawan Eibar dan Valencia selama periode tersebut.

Dampak ke Liga Champions

Merebaknya Virus Corona di Eropa itu juga mempengaruhi perhelatan Liga Champions. Sejumlah pertandingan dipastikan akan digelar tanpa penonton.

Pertandingan yang digelar tanpa penonton itu yakni pertandingan antara Paris Sint-Germain (PSG) versus Borussia Dortmund, Valencia versus Atalanta, Bayern Muenchen versus Chelsea dan Barcelona versus Napoli.

"Selama berminggu-minggu, La Liga telah bekerja pada rencana alternatif berkoordinasi dengan UEFA, jika otoritas kesehatan memutuskan penangguhan setiap pertandingan, dan memiliki rencana tanggal untuk mengikuti pertandingan dalam tenggat waktu yang ditetapkan," ucap seorang juru bicara La Liga terkait langkah antisipasi yang dilakukan oleh UEFA jika nanti ada keputusan untuk menunda banyak pertandingan.

Sebelum La Liga, kompetisi Serie A sudah sempat digelar tanpa penonton. Namun pada akhirnya karena jumlah kasus penderita Virus Corona itu makin meningkat, semua aktivitas olahraga di negeri Spaghetti itu terpaksa harus dihentikan secara sementara hingga awal April 2020 mendatang.

--- Guche Montero

Komentar