Breaking News
  • Indonesia lampaui rata-rata standar keselamatan penerbangan dunia
  • Pemerintah realisasikan subsidi angkutan kargo udara di Papua
  • Pemerintah upayakan 2018 tanpa revisi APBN
  • Randi Anto pimpin Jamkrindo

KEAMANAN Wakapolri Bertemu Petinggi AFP Bahas Peningkatan Kemampuan Personel 07 Nov 2017 19:08

Article image
Pertemuan Wakapolri dan petinggi AFP di Canberra, Selasa (7/11). (Foto: Ist)
“Kita berharap dengan adanya kerja sama antara Polri dan AFP bisa berdampak pada meningkatnya kemampaun personel terutama anggota yang senior, dalam hal leadership untuk penanganan kasus transasional crime..."

CANBERRA, IndonesiaSatu.co -- Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal (Komjen) Syafruddin melaksanakan Kunjungan Kerja ke Australian Federal Police (AFP) Headquarter, pada Selasa (7/11) waktu setempat.

Turut berserta wakapolri beberapa petinggi Polri di antaranya Gubernur Akpol Irjen Rycko Amelza Dahniel, Asisten Perencanaan dan Pengembangan (Asrena) Polri Brigjen Bambang Sunarwibowo, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Unggung Cahyono, Kapolda Jabar, serta Dir JCLEC Lemdiklat Polri.

Sementara dari, perwakilan AFP yang menerima kunjungan kerja tersebut adalah Deputy Commissioner Operations, Leanne Close; Deputy Commissioner Capability, Ramzi Jabour; Acting Ceputy Commissioner National Security, Ian Mc. Caurtney; National Manager International Operations, Assistant Commissioner Scoot Lee; manager Learning & Development, Commander Kylie Flower; Manager International Engagement, Commander Nigel Ryan, serta Executive Director Program JCLEC, Superintendent James Stoke.

Pertemuan antara dua institusi kepolisian beda negara tersebut dimaksudkan untuk memperkuat kerja sama antara Polri dan Australia Federal Police (AFP) dalam bidang Capacity Building yang terfokus pada aspek pendidikan dan latihan yang diselenggarakan oleh JCLEC (Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation) yang merupakan pusat pelatihan investigasi polri bertaraf internasional.

Dalam agenda meeting tersebut, Polri beserta AFP membahas tentang status pajak JCLEC di Indonesia, pengembangan dan keberlanjutan program studi IMOSC, RELP dan ISIS DIALOGUE, penjajakan program studi yang baru yaitu POLICE WOMAN LEADERSHIP IN REGION, serta persiapan pelaksanaan agenda FIVE EYES dengan dukungan dari JCLEC dan Polri.

Wakapolri berharap dengan adanya kerja sama tersebut berimplikasi pada peningkatan kemampuan dan keterampilan personel di tingkat manajerial bagi petugas kepolisian senior, dalam memimpin penanganan berbagai kasus transnasional crime yang melibatkan kerjasama organisasi kepolisian kedua negara maupun di tataran kawasan dan global.

“Kita berharap dengan adanya kerja sama antara Polri dan AFP bisa berdampak pada meningkatnya kemampaun personel terutama anggota yang senior, dalam hal leadership untuk penanganan kasus transasional crime, “ jelas Syafruddin.

Selain itu Wakapolri juga mengaku senang akan kunjungan tersebut karena banyak sharing pengalaman yang dapat diserapnya untuk diaplikasikan ke Poolri . “Sesungguhnya kunjungan ini sangat baik karena kita bisa melihat dan mendengar banyak hal dari AFP yang dapat dijadikan referensi untuk kemajuan polri” ungkap Syafruddin di sela sela agenda meeting tersebut.

--- Sandy Romualdus

Komentar