Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

INVESTASI Waskita Karya Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun 06 Sep 2017 16:58

Article image
Salah satu pembangunan gedung bertingkat yang dilakukan oleh PT Waskita Karya Tbk (Foto: Ist)
Obligasi tersebut terdiri dari dua seri, yakni seri A dengan tenor 3 tahun dan seri B bertenor 5 tahun. 0bligasi ini pun telah memperoleh peringkat A- dari lembaga pemeringkat PT Fitch Ratings Indonesia.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- PT Waskita Karya (Persero) Tbk akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 3 triliun sebagai tahap awal dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) III dengan target dana Rp 10 triliun.

Obligasi tersebut terdiri dari dua seri, yakni seri A dengan tenor 3 tahun dan seri B bertenor 5 tahun. 0bligasi ini pun telah memperoleh peringkat A- dari lembaga pemeringkat PT Fitch Ratings Indonesia.

Tunggul Rajagukguk, Direktur Keuangan Waskita Karya mengungkapkan, dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja dimana sebesar 80% dari dana tersebut akan digunakan untuk pekerjaan konstruksi bangunan sipil, gedung serta rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC).

Sementara sisanya, sebesar 20% akan  digunakan untuk investasi pada anak usaha dalam bentuk penyetoran modal.

"Seluruh investasi yang dilakukan perseroan kepada entitas anak adalah dalam rangka ekspansi usaha yang akan memberikan kontribusi bagi keberlangsungan bisnis perseroan," katanya di Jakarta pada Rabu (6/9/2017).

Perseroan telah menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indopremier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.

Adapun PT Bank Mega Tbk bertidak sebagai Wali Amanat. Masa penawaran awal (bookbuilding) akan berlangsung sejak hari ini hingga Selasa (19/9/2017). Sementara itu, masa penawaran umum akan dilaksanakan pada 2-3 Oktober 2017 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Oktober 2017

--- Ernie Elu Wea

Komentar