Breaking News

INTERNASIONAL Waspadai China, AS Siap Bangun Pangkalan Militer di Darwin 31 Jul 2019 14:26

Article image
Pangkalan militer AS di Guam, Pasifik. (Foto: bbc.com)
Jika disepakati oleh Kongres, rencana pembangunan pangkalan militer di Darwin akan menjadi salah satu proyek militer AS terbesar di Australia.

CANBERRA, IndonesiaSatu.co -- Pemerintah Amerika Serikat (AS) ditengarai akan membangun pangkalan militer, khususnya angkatan laut, dengan nilai proyek sekitar 211,5 juta dollar AS atau setara 3 triliun rupiah, di Darwin, Australia.

Seperti dilansir welt.de, Rabu (31/7/2019), hal itu menjadi langkah AS mewaspadai dominasi China yang disinyalir terus meningkat di kawasan Pasifik.

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne menyatakan, proyek infrastruktur Angkatan Laut AS di wilayah Australia utara itu akan dimulai setelah mendapat persetujuan Kongres AS.

Ia menambahkan, pembangunan pangkalan angkatan laut di Darwin juga merupakan langkah meningkatkan pertahanan kedua negara sesuai kesepakatan Prakarsa Postur Pasukan yang ditandatangani pada tahun 2011.

Salah satu poin utama kesepakatan tersebut adalah program latihan gabungan militer kedua negara yang melibatkan sedikitnya 2500 marinir AS dan latihan bersama angkatan udara di Australia.

Departemen Pertahanan Australia dan pihak Kedutaan AS di Canberra menyatakan, rencana tersebut tidak bisa dikomentari lebih jauh sebelum mendapat persetujuan Kongres AS.

Informasi lain menyebutkan, jika disepakati oleh Kongres AS, rencana pembangunan pangkalan militer AS di Darwin akan menjadi salah satu proyek militer terbesar di Australia dalam beberapa tahun terakhir.

--- Rikard Mosa Dhae