Breaking News

INTERNASIONAL China dan Brasil Serukan Rusia-Ukraina Buka Negosiasi Damai 24 May 2024 18:11

Article image
Ilustrasi bendera China dan Brazil. (Foto: Getty images)
Kedua negara meyakini, perundingan damai demi kepentingan pihak-pihak yang terlibat dan masyarakat global merupakan solusi satu-satunya dan paling tepat untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

BEIJING, IndonesiaSatu.co -- Otoritas Brasil dan China menandatangani pernyataan bersama yang berisi seruan agar Rusia dan Ukraina melakukan negosiasi damai dalam perang yang telah berlangsung sejak dua tahun lalu.

Disitir dari The Brazilian Report, Jumat (24/5/2024), dokumen bersama tersebut ditandatangani oleh Penasihat Khusus Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Celso Amorim, dan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, dalam pertemuan di Beijing, China, Kamis (23/5/2024).

Disebutkan, dalam pernyataan bersama tersebut kedua negara juga menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi bagi negosiasi damai Rusia-Ukraina.

Brasil dan China meyakini, perundingan damai dengan intensi yang baik merupakan solusi satu-satunya dan paling tepat untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

“Kedua negara mendukung konferensi perdamaian internasional yang diadakan pada waktu yang tepat dan diakui oleh Rusia dan Ukraina, dengan partisipasi yang setara dari semua pihak serta diskusi yang adil mengenai semua rencana perdamaian,” demikian pernyataan yang dituangkan dalam dokumen bersama tersebut seperti dikutip dari DPA.

Selain itu, Brasil dan China juga menyerukan agar semua pihak mematuhi tiga prinsip untuk meredakan situasi, yakni tidak memperluas medan perang, tidak meningkatkan pertempuran, dan tidak melakukan provokasi terhadap pihak mana pun.

Secara tegas kedua negara menyatakan penolakan terhadap penggunaan senjata pemusnah massal, terutama senjata nuklir dan senjata kimia dan biologi.

Ditekankan pula, setiap upaya harus dilakukan untuk mencegah proliferasi nuklir dan menghindari krisis nuklir di negara mana pun.

--- Henrico Penu