Breaking News

HUKUM DPP Golkar Siap Evaluasi Jabatan Azis Syamsuddin usai Terseret Kasus Suap 10 May 2021 13:09

Article image
Politisi Golkar yang menjabat Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin. (Foto: tribunews.com)
Sebelumnya, Azis Syamsuddin mangkir dari panggilan Penyidik KPK RI terkait kasus tersebut sehingga sejumlah pihak mendesak agar jabatan sebagai Wakil Ketua DPR RI segera diganti.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menunggu perkembangan kasus Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, yang diduga terlibat dalam kasus suap penanganan perkara di Pemerintah Kota Tanjungbalai.

Ketua Badan Advokasi dan Hukum (Bakumham) DPP Partai Golkar, Supriansa mengatakan akan mempertimbangkan evaluasi jabatan Wakil Ketua DPR. 

"Kalau persoalan posisinya Pak Azis di DPR tentu ada mekanisme yang ada di Golkar melihat perkembangan kasus yang ada. Tunggu nanti pasti kita akan bertemu lagi nanti dalam rangka meng-update informasi lebih lanjut," kata Supriansa di DPP Partai Golkar, Sabtu (8/5/2021).

Sebelumnya, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan bahwa pihak MKD telah menerima tiga laporan terkait dugaan pelanggaran etik Azis. MKD juga dijadwalkan akan menggelar pleno 18 Mei 2021 mendatang. Menanggapi itu, Supriansa menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum baik di MKD maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Apapun nanti keputusan-keputusan hukum, keputusan yang ada di MKD, keputusan yang ada di proses hukum di luar kesemuanya nanti akan kita merespons dengan baik," ujarnya.

"Sekarang baru saksi, beliau baru dipanggil sebagai saksi selanjutnya kita akan mengupdate informasi lebih lanjut," ucapnya.

Supriansa menambahkan, Bakumham DPP Partai Golkar akan membantu Azis dalam memberikan bantuan hukum. Partai akan melakukan komunikasi lebih lanjut setelah Azis menunjuk kuasa hukumnya nanti. 

"Tentu Pak Azis akan menyiapkan pengacara nanti. Nanti pengacara akan berkomunikasi langsung terkait masalah yang dihadapi beliau," ujar anggota Komisi III DPR itu.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin mangkir dari panggilan Penyidik KPK RI terkait kasus tersebut sehingga sejumlah pihak mendesak agar jabatan sebagai Wakil Ketua DPR RI segera diganti.

--- Guche Montero

Komentar