Breaking News

REGIONAL Serap Aspirasi saat Reses, Anggota DPRD Dapil II Siap Perjuangkan Pemekaran Kecamatan Ende 08 May 2021 19:08

Article image
Kegiatan Reses II DPRD Dapil 2 Ende di Kecamatan Ende. (Foto: Tedja/koranntt.com)
"Sebagai Wakil rakyat Dapil II yang meliputi Kecamatan Ende, saya sangat mendukung upaya pemekaran ini. Dengan kewenangan yang kita miliki, saya akan berusaha semaksimal mungkin agar pemekaran itu bisa terwujud," ungkap Fian.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Dapil II Kabupaten Ende dari Fraksi Nasdem, Oktavianus Moa Mesi siap memperjuangkan aspirasi masyarakat yang menginginkan pemekaran wilayah Kecamatan Ende.

Hal itu diutarakan masyarakat saat kegiatan Reses II DPRD bertempat di Aula Kantor Camat Ende, Jumat (7/5/2021).

"Sebagai Wakil rakyat Dapil II yang meliputi Kecamatan Ende, saya sangat mendukung upaya pemekaran ini. Dengan kewenangan yang kita miliki, saya akan berusaha semaksimal mungkin agar pemekaran itu bisa terwujud," ungkap Fian.

Menurut Politisi Nasdem ini, Kecamatan Ende yang mencakup 32 Desa, memiliki letak geografis yang sangat berjauhan, sehingga sangat menyulitkan akses pelayanan administrasi masyarakat.

Meski demikian, kata Fian, upaya pemekaran Kecamatan baru itu bukan atas kepentingan kelompok tertentu untuk komoditas politik. Sebaliknya lebih pada upaya untuk memudahkan kepentingan umum, dalam hal mendekatkan pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Kebutuhan Masyarakat

Hal senada disampaikan anggota DPRD Fraksi Partai Hanura, Stefanus Bidi, yang menerangkan bahwa perjuangan pemekaran Kecamatan Ende sudah terjadi sejak tahun 2006 silam pada masa jabatan Bupati Pulinus Domi.

"Apa yang kami perjuangkan hari ini bukan merupakan keinginan, tetapi sebuah kebutuhan. Sehingga kita bicarakan lagi untuk kepentingan agar masyarakat mendapatkan kejelasan dari upaya tersebut," ungkap Stef.

Menurutnya, jika pemekaran ini berhasil, maka akan berdampak positif bagi masyatakat; seperti pelayanan publik, kesehatan dan urusan administrasi yang selama ini sangat menyulitkan masyarakat.

Stef berharap kepada masyarakat, khususnya Kepala Desa dan para tokoh untuk menjadi lilin yang menerangi pikiran masyarakat agar dapat menyelesaikan masalah teknis yang ada di lapangan.

Sementara itu, Ketua Pemekaran Kecamatan, Herman Reo mengatakan bahwa Kecamatan Ende merupakan wilayah yang sangat luas, sehingga upaya pemekaran Kecamatan baru, sangat perlu dilakukan.

Sebagai panitia, pihaknya sudah cukup maksimal dalam melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya pemekaran kecamatan baru.

Namun dia mengakui bahwa masyarakat memiliki sejumlah kendala seperti SDM dan kebutuhan finansial.

"Kami percaya bahwa dengan semangat dan kebersamaan yang dibangun untuk pendekatan pelayanan, semuanya akan terselesaikan," katanya optimis.

Dia menambahkan, terkait lahan dan lokasi kecamatan yang akan dimekarkan, pihaknya telah melakukan pembicaraan dan tidak terdapat persoalan apapun.

"Yang terpenting adalah seluruh persoalan baik secara administrasi, persyaratan, maupun teknis, seperti pemilik lahan baik milik masyarakat maupun adat, harus diselesaikan secara clear agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," harapnya.

--- Guche Montero

Komentar