OLAHRAGA Gagal Raih Trofi Bersama Timnas Inggris, Gareth Southgate Putuskan Mundur 17 Jul 2024 07:11
Terima kasih, Pak. Suatu kehormatan bisa bermain untuk Inggris di bawah bimbingan Anda!
LONDON, IndonesiaSatu.co-- Kabar mengejutkan datang dari Timnas Inggris pada Selasa (16/7) pasalnya manajer mereka, Gareth Southgate memutuskan mundur dari jabatannya.
Terhitung sudah 8 tahun Gareth Southgate menukangi 'The Three Lions' setelah melewati 102 Laga tanpa trofi juara, memberi 61 kemenangan, 24 imbang, dan 17 kali kalah, dengan persentase kemenangannya mencapai 59,8.
Secara keseluruhan Gareth Southgate sudah 11 tahun melatih Timnas Inggris. Pada tahun 2013 ia melatih Timnas U-21 dan pada tahun 2016 ia dipromosikan ke tim senior menggantikan Sam Allardyce.
Bersama Southgate, Inggris bisa melesat di beberapa ajang namun kesulitan meraih trofi. Di Piala Dunia 2018, Inggris bisa sampai semifinal dan finis keempat. Pada edisi 2022, Inggris bisa sampai perempatfinal usai disingkirkan Prancis.
Sementara di Euro 2020 dan 2024, Gareth Southgate cuma bisa membawa Timnas Inggris menjadi runner up usai dua kali kalah di final.
Gareth Southgate memutuskan mundur sehari usai gagal membawa Timnas Inggris menjuarai Euro 2024 setelah kalah di final melawan Spanyol dengan skor 2-1.
Dikutip dari detik.com, para pemain 'The Three Lions' telah menyampaikan salam perpisahan menyentuh kepada manajer mereka.
Kepergian Southgate disesali beberapa pemain, yang memang menjadi andalan Southgate dalam beberapa tahun terakhir. Usai sang manajer mundur, mereka menyampaikan salam perpisahannya.
Kiper Jordan Pickford mengucapkan terima kasih ke Southgate atas kepercayaannya. Kiper Everton itu mengaku sedih mendengar pengumuman ini.
"Benar-benar patah hati. Ini akan menyakitkan untuk sementara waktu. Hargai semua orang yang mendukung kami selama turnamen dan saya ingin berterima kasih kepada semua rekan satu tim dan staf saya atas kerja mereka selama ini," tulis Pickford di Instagram.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada bos karena selalu mempercayai saya selama dia bersama kami, dan saya ingin mendoakan yang terbaik untuk langkah selanjutnya. Terima kasih Gareth Southgate," tulisnya.
Gelandang Declan Rice juga mengaku sedih atas keputusan Southgate mundur. Ia merasa terhormat pernah dilatih Southgate.
"Terima kasih, Pak. Suatu kehormatan bisa bermain untuk Inggris di bawah bimbingan Anda," tulis Rice di Instagram Story-nya.
"Kenangan yang akan selalu saya ingat selamanya. Semoga sukses di petualangan selanjutnya," tulis pemain Arsenal itu.*
--- Hendrik Penu
Komentar