Breaking News
0 comments, 26/01/2026, by Redem Kono

Andaikan Plato (428-348 SM), filsuf Yunani kuno paling terkenal itu hidup di Indonesia saat ini, ia akan berbangga karena gagasan, kritik, dan harapannya terhadap demokrasi tetap relevan dan aktual. Read more...

0 comments, 15/01/2026, by Redem Kono

Kita memerlukan gerakan intelektual untuk memancing kritisisme di ruang publik. Akademisi, masyarakat sipil, dan mahasiswa harus proaktif membangun diskursus intelektual. Read more...

0 comments, 08/01/2026, by Redem Kono

Dalam pilkada tidak langsung, risiko transaksi politik justru berpindah ke ruang yang lebih sempit, tertutup, dan sulit diawasi publik. Read more...

0 comments, 19/12/2025, by Redem Kono

Menurut filsuf Immanuel Kant, seseorang harus berani mengungkapkan otonomi dan independensi berpikirnya. Dalam konteks seorang penulis, ataupun wartawan -- seperti Steph -- harus menunjukkan kejernihan menulis, otonomi berpikir, dan independensi. Read more...

0 comments, 11/12/2025, by Anyo Subiasy

Tulisan Stef Tupen Witin tentang "Mafia Waduk Lambo" dianggap sebagai karya fiksi karena ia menciptakan isu sensasional, membangun sosok pelaku secara sembarangan, dan bertindak sebagai penyidik, jaksa, dan hakim sekaligus—menuduh tokoh Nagekeo tanpa buk Read more...

0 comments, 09/12/2025, by Guche Montero

Kita tidak antikritik. Tapi bukan berarti kita diam terhadap provokasi dan fitnah. Mendiamkan sebuah kejahatan berarti menyetujuinya. Karena itu, saya meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh fitnah, tuduhan, dan pembunuhan karakter GM. STW tidak layak Read more...