Breaking News
0 comments, 27/04/2026, by Redem Kono

Stabilitas dijaga, tetapi mesin pertumbuhan tetap dinyalakan, agar ketika tekanan global mereda, Indonesia tidak hanya selamat dari kebobolan tetapi juga siap mencetak gol pertumbuhan berikutnya. Read more...

0 comments, 30/03/2026, by Redem Kono

Pada akhirnya, kepemimpinan sejati diuji dalam situasi krisis yakni melalui ketegasan, ketenangan, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menginspirasi dan bekerja sama di tengah kesulitan. Read more...

0 comments, 09/03/2026, by Redem Kono

Tenang di era digital bukan berarti menjauh dari teknologi, melainkan bijak dalam memilih apa yang layak diikuti, sehingga hidup lebih seimbang dan fokus pada hal-hal yang memberi makna. Read more...

0 comments, 02/03/2026, by Redem Kono

Kita harus mengambil hikmah: Perang AS-Israel melawan Iran menjadi bukti bahwa kemajuan teknologi tidak dibarengi moralitas akan berujung pada kehancuran, kerusakan, dan kemelaratan. Read more...

0 comments, 19/02/2026, by Redem Kono

Dengan bersikap rasional, kita terlebih dahulu mempertimbangkan manfaat dan kegunaan barang (kebutuhan) dibandingkan hanya kepuasan sesaat (keinginan). Read more...

0 comments, 16/02/2026, by Redem Kono

Sejarah dikenang, masa kini dirayakan, masa depan diperjuangkan. Perayaan Imlek, dalam kaca mata Filsuf Jerman Ernst Cassirer sebagai bukti kehadiran manusia sebagai makhluk simbolis (animal symbolicum). Read more...

0 comments, 10/02/2026, by Redem Kono

Menurut Kovach dan Rosenstiel (2014), jurnalisme kehilangan maknanya ketika kebenaran dikorbankan demi klik dan trafik. Jika pers terjebak dalam logika pasar semata, maka fungsi etik dan sosialnya akan melemah. Read more...

0 comments, 09/02/2026, by Redem Kono

Data survei adalah representasi realitas, bukan kenyataan itu sendiri. Data selalu menyederhanakan realitas, karena penyederhanaan realitas akan memilih aspek tertentu dan mengabaikan yang lain. Read more...

0 comments, 02/02/2026, by Redem Kono

Ketika menjalani pembuangan di Boven Digul, Bung Hatta menulis buku Alam Pikiran Yunani. Tubuhnya dipenjara, tetapi pikirannya bebas merdeka, bahkan bertualang kepada imajinasi Indonesia Merdeka. Read more...

0 comments, 31/01/2026, by Redem Kono

Serahkan pada ahlinya. Pemerintah harus membuka dan mendesain akses partisipasi para teknokrat untuk terlibat dalam pengambilan kebijakan publik. Read more...

0 comments, 26/01/2026, by Redem Kono

Andaikan Plato (428-348 SM), filsuf Yunani kuno paling terkenal itu hidup di Indonesia saat ini, ia akan berbangga karena gagasan, kritik, dan harapannya terhadap demokrasi tetap relevan dan aktual. Read more...