Breaking News
0 comments, 26/01/2026, by Redem Kono

Andaikan Plato (428-348 SM), filsuf Yunani kuno paling terkenal itu hidup di Indonesia saat ini, ia akan berbangga karena gagasan, kritik, dan harapannya terhadap demokrasi tetap relevan dan aktual. Read more...

0 comments, 15/01/2026, by Redem Kono

Kita memerlukan gerakan intelektual untuk memancing kritisisme di ruang publik. Akademisi, masyarakat sipil, dan mahasiswa harus proaktif membangun diskursus intelektual. Read more...

0 comments, 08/01/2026, by Redem Kono

Dalam pilkada tidak langsung, risiko transaksi politik justru berpindah ke ruang yang lebih sempit, tertutup, dan sulit diawasi publik. Read more...

0 comments, 05/09/2025, by Redem Kono

Masyarakat kehilangan kepercayaan karena pemerintah tidak bertanggung jawab/apatis terhadap penderitaan dan kebutuhan rakyat, problem korupsi massif yang dibiarkan, dan membiarkan sistem ekonomi kapitalisme mengisap kehidupan rakyat kecil. Read more...

0 comments, 18/07/2025, by Redem Kono

Rangkap jabatan antara wamen dan komisaris tidak hanya melanggar semangat undang-undang, tetapi juga mengancam independensi dan tata kelola perusahaan yang sehat. Read more...

0 comments, 17/07/2025, by Redem Kono

Langkah pemerintah memberantas mafia pangan seharusnya tidak reaktif, tetapi harus proaktif dan berkelanjutan. Read more...

0 comments, 09/07/2025, by Redem Kono

Toleransi adalah pilihan sikap khas yang harus dilakukan setiap warga Indonesia. Toleransi tumbuh sebagai kebutuhan bagi kita yang hidup dalam masyarakat majemuk. Read more...

0 comments, 07/07/2025, by Redem Kono

Berani berpikir sendiri bukan berarti menutup diri dari argumentasi atau pendapat orang lain. Ia adalah ajakan untuk berani mengemukakan pendapat dan sikap kita untuk didiskusikan dalam lautan diskusi yang luas. Read more...

0 comments, 04/07/2025, by Redem Kono

Indonesia harus menjadi strong state republican agar berani mendistribusikan keadilan ekonomi dan keadilan sosial dalam seluruh pembangunan. Read more...