Breaking News

REGIONAL Gubernur NTT Lantik Yohanes Taka Dosi jadi Kadis Dukcapil NTT 03 Nov 2026 08:59

Article image
Gubernur NTT Melki Laka Lena, melantik Yohanes Taka Dosi sebagai Kadis Dukcapil NTT. (Foto: Ist)
"Semoga kepemimpinan baru Dukcapil NTT mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah," pungkas Gubernur.

KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melantik Yohanes Taka Dosi, S.Si.T., M.Sc., sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi NTT, Senin (2/11/2026).

Usai seremoni pelantikan dan sumpah jabatan, Gubernur Melki menegaskan bahwa administrasi kependudukan merupakan hak dasar masyarakat sekaligus pintu masuk untuk memperoleh berbagai layanan publik; mulai dari kesehatan, pendidikan hingga perlindungan sosial.

"Kepada pejabat yang baru dilantik, saya meminta agar segera memastikan data kependudukan akurat dan valid sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan, terutama dalam penanganan kemiskinan, stunting, pendidikan, dan perlindungan sosial," kata Gubernur.

Gubernur Melki juga menekankan percepatan pelayanan KTP, KK, KIA, dan akta pencatatan sipil dapat menjangkau seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah terpencil, pulau-pulau kecil, serta kelompok rentan.

Menurutnya, tantangan geografis NTT harus dijawab melalui penguatan sinergi dengan 22 kabupaten/kota serta transformasi digital, termasuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan pengembangan dashboard data terpadu.

"Transformasi digital ini sejalan dengan Dasa Cita ke-9; yakni Membangun NTT Digital, dengan tetap mengutamakan keamanan data pribadi," ujarnya.

Cegah TPPO dan Migrasi Ilegal

Gubernur Melki mengingatkan pentingnya peran Dukcapil dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan melindungi pekerja migran, terutama mereka yang berangkat secara nonprosedural (ilegal).

“Pelayanan administrasi kependudukan harus gratis, transparan, mudah, dan tanpa diskriminasi. Tidak boleh ada pungutan liar maupun jual beli dokumen,” tegas Gubernur Melki.

Ia meminta Yohanes Taka Dosi menjaga kepercayaan dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berorientasi pada target, kualitas data, serta kepentingan masyarakat.

“Bekerjalah dengan hati, data, target, dan untuk rakyat,” pesannya.

"Semoga kepemimpinan baru Dukcapil NTT mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, merata, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah," pungkasnya.

--- Guche Montero

Komentar