BOLA Insiden Horor Sepakbola; Striker Tenerife Meninggal Dunia Usai Bertubrukan dengan Kiper Lawan 04 Nov 2026 12:05
Di rumah sakit, kondisi De Miguel sempat stabil sebelum mengalami pemburukan, lalu akhirnya meninggal dunia.
TENERIFE, IndonesiaSatu.co-- Striker Tenerife, Jesus de Miguel meninggal dunia setelah mengalami cedera parah di laga divisi dua Liga Spanyol melawan Andorra, Senin (2/11/2026).
De Miguel menderita cedera kepala dan dada setelah bertubrukan dengan kiper Andorra, Jesus Owono, di fase akhir pertandingan. Owono dikartu merah wasit, De Miguel langsung dilarikan ke rumah sakit dan permainan dihentikan.
Semula kondisi De Miguel dilaporkan stabil tetapi serius. Akan tetapi, kondisi pemain berusia 30 tahun itu terus memburuk pada Selasa (3/11/26) pagi, dan menghembuskan napas terakhir pukul 08.00 waktu setempat.
"Patah hati, dengan perasaan sesak di dada dan tidak mampu mempercayai bahwa ini nyata, CD Tenerife mengumukan kematian tragis Jesus de Miguel Alameda," bunyi pernyataan klub diwartakan BBC Sport.
"Tidak ada kata-kata penghiburan, sama sekali tidak ada yang bisa mengurangi kesedihan yang teramat besar ini. Kami bersama dengan keluarganya yang berduka, dengan orang-orang yang dia sayangi, dengan seluruh warga Tenerife yang berduka atas kehilangan yang kejam pada hari ini," tulis klub.
Insiden horor tersebut terjadi di injury time saat kedudukan imbang 2-2. Dalam situasi serangan balik Tenerife, De Miguel mengejar umpan panjang dari belakang. Owono lari menuju lingkaran di tengah lapangan untuk menyapu bola ketika lututnya menghantam De Miguel.
De Migue kemudian jatuh tersungkur tidak bergerak di atas lapangan. Staf medis sempat merawat si pemain, sebelum dibawa ambulans menuju rumah sakit.
Para pemain dari kedua kubu tampak sangat terpukul dengan kejadian itu, bahkan beberapa rekan setim De Miguel menangis.
Menurut laporan Marca, De Miguel mengalami henti jantung di ambulans, tetapi berhasil disadarkan oleh petugas medis. Di rumah sakit, kondisi De Miguel sempat stabil sebelum mengalami pemburukan, lalu akhirnya meninggal dunia.
--- Guche Montero
Komentar