EKONOMI Jaga Harga BBM hingga Akhir Tahun, Pemerintah Siapkan Strategi Fiskal 21 Oct 2026 17:04
Menurut Septian, langkah pemerintah menjaga harga BBM bersubsidi sudah tepat untuk menjaga daya beli masyarakat.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi fiskal untuk menjaga harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga akhir tahun 2026 dengan tetap memperhatikan keberlanjutan fiskal negara.
Strategi tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
"Kami juga mendiskusikan beberapa strategi fiskal yang bisa dilakukan oleh pemerintah, Kementerian Keuangan dan juga dibantu Danantara untuk memastikan bahwa harga BBM ini tetap bisa dijaga sampai dengan akhir tahun dan fiskalnya juga tetap sustainable," kata Anggota DEN Septian Hario Seto usai pertemuan, melansir ANTARA.
Septian mengatakan DEN juga menyampaikan kajian mengenai kebijakan harga BBM bersubsidi. Menurut dia, langkah pemerintah menjaga harga BBM bersubsidi sudah tepat untuk menjaga daya beli masyarakat.
"Kami menyampaikan kepada Presiden bahwa langkah pemerintah untuk menjaga harga BBM bersubsidi ini sudah tepat, terutama untuk menjaga daya beli masyarakat saat ini," ujarnya.
Selain menjaga harga, kata dia, DEN turut membahas perbaikan jangka panjang agar penyaluran subsidi energi menjadi lebih tepat sasaran.
"Dan juga beberapa perbaikan-perbaikan jangka panjang yang bisa dilakukan tadi untuk kita bisa membuat subsidi energi ini bisa menjadi lebih tepat sasaran," ujarnya.
Di Istana Merdeka, Presiden Prabowo menerima Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait untuk membahas perkembangan ekonomi terkini serta sejumlah rekomendasi kebijakan dalam merespons dinamika global dan dampaknya terhadap perekonomian nasional.
Dalam keterangannya usai pertemuan, Luhut menyampaikan bahwa DEN memberikan sejumlah rekomendasi kepada Presiden berdasarkan perkembangan ekonomi dunia dan berbagai persoalan yang telah diidentifikasi.
"Ada beberapa rekomendasi dari Dewan Ekonomi Nasional kepada Presiden mengikuti perkembangan dunia saat ini yang dampaknya tentu suka-tidak suka pada ekonomi Indonesia juga banyak," kata Luhut.
Menurut Luhut, DEN tidak hanya menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, tetapi turut memberikan sejumlah alternatif solusi.
Pembahasan dilakukan bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sehingga data-data yang disampaikan dapat dikonfirmasi secara langsung.
“Tadi satu per satu kami jelaskan karena ada Menteri Keuangan, ada Gubernur BI, ada Menko Perekonomian, jadi tadi sekaligus juga kita merekonfirmasi data-data yang ada,” ungkap Luhut.
--- Guche Montero
Komentar