HUKUM PDI-Perjuangan Pecat Bupati Klaten Serta Ingatkan Kader Untuk Tidak Lakukan Korupsi 18 Oct 2026 12:40
Pemecatan ini sebagai peringatan keras bagi kepala daerah lainnya, termasuk legislatif. PDIP akan tegas terhadap kader yang melakukan tindakan korupsi.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun menyesalkan tindakan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo atas dugaan suap dan sulap hasil audit BPK. Hamenang ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK bersama dua orang lainnya, yakni Ahmad Luthfi selaku Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) dan M Amin Wahyu Utomo selaku pihak swasta.
Dalam keterangannya pada Sabtu (17/10), Komarudin Watubun mengatakan menyesal atas peristiwa tersebut karena semua kader PDI Perjuangan baik eksekutif maupun legislatif sudah diberi peringatan untuk tidak terlibat korupsi.
"Kami menyesalkan atas tindakan Bupati Klaten yang sebenarnya beberapa waktu lalu kami rutin mengingatkan para kader partai, baik di eksekutif maupun legislatif, bekerja untuk rakyat. Jangan sekali-kali menggunakan kesempatan untuk korupsi," ungkap Komarudin
Dia menyebutkan pihaknya juga sudah memanggil sejumlah kepala daerah, termasuk Bupati Klaten, 23 hari yang lalu. Bahkan, kata dia, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri juga mengingatkan perihal menghindari perbuatan korupsi.
"Tetapi yang terjadi sekarang, Bupati Klaten ketangkap korupsi. Untuk itu, kami lagi proses pemecatan. Hari Senin besok, kami pecat. Hari Senin kami akan keluarkan surat rekomendasi pemecatan dengan tidak hormat ke yang bersangkutan. Karena kami sudah peringatkan tetapi tetap melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji yang merugikan rakyat," ucap Komarudin.
Komarudin menegaskan pemecatan ini sebagai peringatan keras bagi kepala daerah lainnya, termasuk legislatif. Dia memastikan PDIP akan memecat tanpa proses jika tertangkap korupsi.
"Peringatan keras kepada para kepala daerah, baik di eksekutif maupun legislatif dari PDI Perjuangan untuk berhati-hati, ketika mereka melakukan tindakan yang sama atau ketangkap korupsi, kita pastikan akan melakukan pemecatan tanpa proses. Kami tidak akan tolerir untuk tindakan-tindakan begitu," tegas dia.*
--- Hendrik Penu
Komentar