NASIONAL Update Terbaru KM Virgo 8, Banyak Korban Yang Terjebak Di Kamar 24 Sep 2026 13:01
Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal.
JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Proses pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 masih dilakukan oleh tim penyelam gabungan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator, dilansir dari detikcom, Rabu (23/9) mengungkapkan bahwa fokus pencarian korban saat ini didalam bangkai kapal. Karena saat dilakukan penyelaman oleh tim, terlihat banyak penumpang yang terjebak di kamar-kamar dan juga beberapa jasad terjepit.
"Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal. Tadi beberapa korban sudah dicoba ditarik pakai tali tapi enggak bisa, ya. Sepertinya ada korban kejepit di dalam kapal atau apa yang menyebabkan seperti itu. Nah, besok dilanjutkan. Semoga evakuasi besok lancar," ungkap Putu.
Putu menjelaskan tim gabungan Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, dan unsur lain telah memecahkan kaca-kaca jendela di beberapa kamar. Kaca dipecah untuk akses menuju ruang yang menjadi lokasi korban terjebak di dalam kapal.
Pada Selasa (22/9) tim penyelam gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi tiga korban meninggal sementara, masih ada sejumlah korban yang belum dapat dievakuasi lantaran kondisi air mulai keruh dan arus laut yang semakin kencang.
"Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang. Akhirnya tim penyelam tidak bisa mengevakuasi korban-korban yang sudah terlihat" bebernya.
Putu mengatakan proses evakuasi akan dilanjutkan pada Rabu (23/9) mulai pagi hingga sore hari dengan harapan kondisi cuaca lebih baik dan arus laut lebih tenang. Tim SAR gabungan akan memfokuskan pencarian ke kompartemen khususnya kamar tidur penumpang kelas ekonomi maupun kelas eksekutif. Selanjutnya akan mempertimbangkan pencarian pada kendaraan yang berada di dalam kapal apabila kondisi memungkinkan dan aman bagi penyelam.
"Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal. Kalau memungkinkan dan aman pasti akan kita laksanakan. Operasi SAR ini harus mengutamakan keselamatan petugas," tegas Putu.
Hingga saat ini Basarnas mencatat total 128 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 28 orang meninggal dunia. Sementara itu, 107 orang masih dalam pencarian dari total manifes 243 orang.*
--- Hendrik Penu
Komentar