Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

INDUSTRI Diluncurkan Jokowi, Apa itu “Making Indonesia 4.0”? 05 Apr 2018 10:29

Article image
Presiden Jokowi meluncurkan road map industri Indonesia. (Foto: Ist)
Program ini dihasilkan Kementerian Perindustrian yang secara serius mempersiapkan road map implementasi Industri 4.0 di Indonesia, yang nantinya akan lebih dikenal dengan Making Indonesia 4.0.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Jokowi meluncurkan “Making Indonesia 4.0” yang merupakan roadmap atau peta jalan mengenai strategi Indonesia dalam implementasi memasuki Industri 4.0, di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (4/4/2018) pagi.

Program ini dihasilkan Kementerian Perindustrian yang secara serius mempersiapkan road map implementasi Industri 4.0 di Indonesia, yang nantinya akan lebih dikenal dengan Making Indonesia 4.0.

Presiden menilai, nama program ini sangat tepat karena dua hal, making dapat diartikan membuat, membangun atau mewujudkan sesuatu di mana dalam hal ini diartikan sebagai membangun kembali perindustrian.

Yang kedua, kombinasi ‘making’ dengan ‘Indonesia’ berarti mewujudkan, membangun Indonesia ke era baru, yaitu Indonesia 4.0, yang di dalamnya terdapat beberapa aspirasi besar untuk merevitalisasi industri Indonesia secara menyeluruh.

“Harapannya dengan mengimplementasi Industri 4.0 Indonesia dapat mencapai top 10 ekonomi global pada tahun 2030, melalui peningkatan angka ekspor netto kita kembali ke 10% dari PDB dan peningkatan produktivitas dengan adopsi teknologi dan inovasi,”ucap Presiden Jokowi seraya menambahkan, dalam aspirasi Making Indonesia 4.0 juga tercantum aspirasi untuk mewujudkan pembukaan 10 juta lapangan kerja baru di tahun 2030.

Sebagai langkah awal dalam menjalankan Making Indonesia 4.0, menurut Presiden, terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi Industri 4.0 di Indonesia, yaitu makanan dan minuman, tekstil, otomotif, elektronik dan kimia.

Kelima industri itu dinilai Presiden merupakan tulang punggung dan diharapkan membawa efek ungkit yang besar dalam hal daya saing dan kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia menuju 10 besar ekonomi dunia di 2030.

“Mulai hari ini, Making Indonesia 4.0 saya tetapkan sebagai salah satu agenda nasional bangsa Indonesia dan Kementerian Perindustrian akan menjadi Leading Sector untuk  agenda ini,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta pada kementerian dan lembaga lainnya, pemerintah daerah dan pelaku-pelaku usaha untuk mendukung penuh program ini sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing demi kesuksesan dan kemajuan bangsa yang kita cintai ini.

--- Redem Kono

Komentar