Breaking News

PENDIDIKAN Santriwati SMP dari Pesantren Bumi Sholawat Raih Prestasi di Indonesia Ice Skating Open 2026 11 Feb 2026 07:21

Article image
Naswa Chalisa Justiciaputri, santriwati kelas VII IIS SMP Progresif – Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
Prestasi Naswa tidak lepas dari peran pembinaan teknis yang dijalaninya bersama OCA Ice Skating Arena Surabaya, di bawah bimbingan Firdaus Septiawan .

BINTARO, JAKARTA, IndonesiaSatu.co  — Ajang Indonesia Ice Skating Open (IISO) 2026 kembali menjadi panggung pembuktian atlet-atlet muda berbakat Indonesia. Kejuaraan ice skating tahunan ini digelar pada 4–8 Februari 2026 di BX Rink, Bintaro, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Tanah Air.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Naswa Chalisa Justiciaputri, santriwati kelas VII IIS SMP Progresif – Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo, Jawa Timur. Remaja asal Kepanjen, Kabupaten Malang ini sukses menunjukkan konsistensi performa pada level Gamma, meski baru menggeluti olahraga ice skating sejak duduk di bangku kelas VI sekolah dasar.

Dalam IISO 2026, Naswa membukukan hasil membanggakan di beberapa nomor lomba. Ia berhasil meraih Juara 1 kategori Karakter dengan mengusung karakter Dewi Fortuna, Juara 1 Stroking Gamma, peringkat ke-4 kategori Gamma, serta peringkat ke-5 Solo Competition Gamma. Hasil tersebut menempatkan Naswa sebagai salah satu skater muda yang patut diperhitungkan pada level pembinaan nasional.

Prestasi Naswa tidak lepas dari peran pembinaan teknis yang dijalaninya bersama OCA Ice Skating Arena Surabaya, di bawah bimbingan Firdaus Septiawan selaku pelatih sekaligus pengasuh. Kombinasi latihan teknik, pembentukan karakter, dan jam terbang kompetisi dinilai menjadi faktor penting dalam perkembangan performa Naswa di atas es.

Di sisi lain, lingkungan pendidikan Naswa turut memberi dukungan penuh. Pondok Pesantren Bumi Sholawat bersama IIS SMP Progresif secara konsisten mendorong santri untuk berprestasi dengan berlandaskan nilai “Kokoh Spiritual, Mapan Intelektual.” Semboyan ini tidak hanya tercermin dalam capaian akademik, tetapi juga dalam pengembangan bakat dan minat santri di bidang olahraga, termasuk ice skating yang masih tergolong non-mainstream di Indonesia.

Partisipasi santriwati dalam ajang olahraga nasional seperti Indonesia Ice Skating Open 2026 menjadi bukti bahwa dunia pesantren mampu melahirkan generasi berprestasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dengan usia yang masih muda dan dukungan keluarga, sekolah, serta pelatih, Naswa Chalisa Justiciaputri diharapkan dapat terus berkembang dan melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi (Level Asia) pada bulan Agustus mendatang yang diselenggarakan di Malaysia. ***

--- Simon Leya

Tags:
Pesantren

Komentar