GAYA HIDUP Ahli Urologi Sebut 3 Jenis Minuman Berpengaruh Terhadap Kesehatan Penis dan Ereksi pada Pria 17 Jun 2023 14:39
Sederet minuman sangat disarankan agar penis tetap sehat seperti air putih, jus semangka, kopi, jus tomat, dan jus buah bit.
NEW YORK, IndonesiaSatu.co-- Makanan dan minuman yang dikonsumsi sangat berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi, khususnya bagi kaum pria.
Kaum pria sebaiknya menjauhi tiga jenis minuman yang berpengaruh teehadap kesehatan penis serta agar ereksi kuat dan tahan lama.
Sederet minuman sangat disarankan agar penis tetap sehat seperti air putih, jus semangka, kopi, jus tomat, dan jus buah bit.
Sebaliknya, ada minuman yang perlu dijauhi atau dibatasi konsumsinya, sebab berakibat buruk pada penis.
1. Minuman Energi
Meski namanya minuman energi, namun minuman ini tidak benar-benar memberikan energi buat performa para pria. Justru minuman ini dapat berpengaruh buruk buat penis.
"Minuman energi bisa memberikan efek 'kejut' yang cepat. Kandungan gulanya yang tinggi bisa berakibat negatif buat performa seksual," jelas Amy Pearlman, ahli urologi, seperti dilaporkan Eat This, Not That!
Dalam sebotol atau sekaleng minuman energi bisa mengandung 50-60 gram gula tambahan. Kalau ingin kafein dan efek segar, sebaiknya minum kopi tanpa gula.
2. Minuman Soda
Minuman soda berlebihan tidak hanya memicu diabetes, tetapi juga disfungsi ereksi.
Studi yang diterbitkan di Central European Journal of Urology, menemukan bahwa minuman bersoda yang tinggi karbohidrat sederhana, tinggi sirup jagung fruktosa, dan tinggi kalori, akan meningkatkan risiko disfungsi ereksi.
Minuman soda juga bisa menurunkan jumlah sperma.
Dikutip dari New York Post, studi dari Copenhagen University Hospital, Denmark, ditemukan bahwa konsumsi minuman bersoda kemasan 950 mililiter per hari, dapat menurunkan jumlah sperma hingga 35 juta per mililiter, dibanding konsumsi moderat dengan jumlah sperma 56 juta per mililiter.
3. Minuman Alkohol
Pernah dengar istilah 'whiskey dick'? Istilah ini merujuk pada kondisi disfungsi ereksi sementara akibat terlalu banyak minum alkohol sebelum bercinta.
Meski sifatnya sementara, tapi kondisi ini cukup mampu menggambarkan apa yang bisa dilakukan alkohol terhadap penis.
'Whiskey dick' tidak selalu jadi penanda disfungsi ereksi jangka panjang. Namun, terlalu sering dan banyak minum alkohol bisa mengganggu performa seksual dan memicu disfungsi ereksi.
Seperti dikutip dari For Hims, alkohol akan memicu dehidrasi dan pelepasan hormon angiotensin. Hormon akan meningkatkan tekanan darah dan merangsang tubuh untuk menahan cairan dan garam.
Selanjutnya, hormon ini juga mengakibatkan penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah ke penis berkurang. Akibatnya, kaum pria akan kesulitan mempertahankan ereksi.
--- Guche Montero
Komentar