Breaking News

NASIONAL AM Putranto Salah Satu Tokoh Kunci di Pemerintahan Prabowo 27 Oct 2024 20:38

Article image
Kepala Staf Kepresidenan, AM Putranto. (Foto: Ist)
Dengan pengalaman militer dan kebijakan publik yang dimilikinya, AM Putranto diharapkan dapat membantu pemerintahan Prabowo dalam menghadapi berbagai tantangan strategis serta mewujudkan visi pembangunan pemerintah.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co - KEPALA Staf Kepresidenan (KSP) merupakan salah satu lembaga strategis yang tetap dipertahankan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pada era pemerintahan sebelumnya, posisi ini dipegang oleh Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Di era Presiden Prabowo, jabatan tersebut dipercayakan kepada AM Putranto, seorang figur dengan latar belakang militer yang kuat.

AM Putranto, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Khusus Matra Darat Bidang Alutsista saat Prabowo menjabat Menteri Pertahanan, dilantik sebagai Kepala KSP bersama para menteri Kabinet Merah Putih. Peran KSP adalah memberikan dukungan strategis dan operasional kepada presiden, mengoordinasikan kebijakan pemerintah di berbagai sektor, dan memastikan program prioritas nasional berjalan efektif sesuai tujuan.

Dengan pengalaman militer dan kebijakan publik yang dimilikinya, AM Putranto diharapkan dapat membantu pemerintahan Prabowo dalam menghadapi berbagai tantangan strategis serta mewujudkan visi pembangunan pemerintah.

Usai mengikuti pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (26/10), pria yang memiliki nama lengkap Anto Mukti Putranto ini menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras selama lima tahun ke depan demi kepentingan bangsa.

"Insyaallah 5 tahun ke depan kami akan bekerja terus demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

 

Profil AM Putranto

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Anto Mukti Putranto, S.Sos., atau lebih dikenal sebagai AM Putranto, lahir di Jember, Jawa Timur, pada 26 Februari 1964. Ia adalah seorang pengusaha, politikus, dan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Dengan latar belakang militer yang kaya pengalaman, Putranto kini menjadi salah satu tokoh kunci dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

Putranto memulai karier militernya setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1987. Ia berasal dari Korps Infanteri, yang dikenal sebagai cabang militer dengan penugasan tempur. Sepanjang kariernya, ia telah mengikuti berbagai pendidikan militer, mulai dari pendidikan dasar kecabangan Infanteri hingga Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI).

Selain pendidikan militer di dalam negeri, Putranto juga mengikuti kursus internasional, seperti Joint Readiness Training Center di Amerika Serikat pada 1997 dan misi perdamaian PBB di Lebanon pada 2007-2008.

Kariernya di TNI dimulai di satuan Infanteri Lintas Udara, dengan penempatan pertama di Batalyon Infanteri Lintas Udara 612/Modang. Pada tahun 2000, ia dipercaya menjadi Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 433/Julu Siri di Makassar. Selama berkarier, ia menduduki berbagai posisi strategis, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada 2007-2008, Putranto terpilih sebagai Komandan Kontingen Garuda XXIII-B untuk misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Kariernya terus menanjak, dan pada 2013, ia dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal dan menjabat sebagai Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI.

Setelah pensiun pada 2022, AM Putranto tidak meninggalkan dunia publik. Ia menjabat sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk Matra Darat Bidang Alutsista. Pada 21 Oktober 2024, ia diangkat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia dengan tugas utama membantu Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan agenda pemerintahan. *

 

--- F. Hardiman

Komentar