REGIONAL KOMPAK Indonesia Komit Kawal Proses Hukum Kasus MTN dan Perkara Tipikor di Bank NTT 19 Jan 2026 02:22
Jika pimpinan Bank NTT tidak melakukan audit hingga bulan April 2026, maka kami akan mendesak KPK bersama BPK RI untuk segerabmelakukan audit investigasi," tegas Gabriel.
KUPANG, IndonesiaSatu.co-- Koalisibl Masyarakat untuk Pemberantasan Korupsi (KOMPAK) Indonesia berkomitmen mengawal proses hukum hasus MTN senilai Rp 50 Miliar dan perkara tindak pidana korupsi lainnya yang terjadi di Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT)
Komitmen tersebut ditegaskan Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa, dalam keterangan kepada media ini, Sabtu (17/1/2026).
Gabriel menegaskan, dugaan praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di Bank NTT mengakibatkan Bank daerah kebanggaan masyarakat NTT itu terpuruk.
"Dugaan praktek KKN yang terjadi di Bank NTT dan telah menyita perhatian publik, tidak boleh diendapkan begitu saja. Kami mendukung proses penegakan hukum secara transparan, akuntabel, profesional,dan independen terhadap semua pelaku tanpa pandang bulu," tegas Gabriel.
Bersama pers dan publik NTT, komit Gabriel, pihaknya akan mengawal ketat sidang perkara Tindak Pidana Korupsi MTN senilai Rp 50 miliar di Bank NTT yang sudah lama diduga diendapkan di Kejati NTT, namun kini sudah masuk proses sidang di Pengadilan Tipikor Kupang.
Selain itu, lanjut Gabriel, pihaknya akan berkolaborasi dengan KPK RI untuk operasi khusus jika ada indikasi kuat penyuapan dan/atau gratifikasi kepada Pimpinan dan Majelis Hakim; mulai dari Pengadilan Tingkat Pertama hingga Mahkamah Agung RI.
"Kami akan melakukan aksi dan pengawalan perkara Tipikor PT. Pundi Mas di KPK RI agar diproses hukum bukan diendapkan," sebutnya.
Gabriel juga mendesak Pimpinan Bank NTT agar segera melakukan Audit penggunaan Dana Rp 1,5 miliar dari Bank NTT, yang diduga kuat disalahgunakan dengan modus operandi untuk membiayai acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende.
"Jika pimpinan Bank NTT tidak melakukan audit hingga bulan April 2026, maka kami akan mendesak KPK bersama BPK RI untuk segerabmelakukan audit investigasi," tegas Gabriel sambil mengusung semangat "Menuju Bank NTT Bersih-- Bebas dari KKN."
--- Guche Montero
Komentar