Breaking News

MUSIK Mario G. Klau Raih Gelar The Voice Indonesia 2016 21 Jun 2016 03:14

Article image
Mario G. Klau, juara I The Voice Indonesia 2016. (Foto: ist)
Gelar juara The Voice Indonesia 2016 dengan perolehan voting sms sebesar 52,20% berhasil disandang oleh Mario G. Klau.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Grand Final The Voice Indonesia 2016 akhirnya mencapai puncaknya. Mario G. Klau, penyanyi bersuara emas dari NTT, besutan Tim Coach Kaka dimumukan sebagai pemenang ajang ini setelah berhasil menyisihkan tiga finalis lainnya yakni Sekar Teja, Nina Yunken, Fitri Novianti.

"Pemenang kedua, atau Runner Up dengan presentasi 29,15% diraih oleh Sekar Teja," papar Daniel Mananta sebagai host, saat membacakan hasil perolehan voting SMS di pengujung acara yang digelar di Studio 14 RCTI, Jakarta, Senin (20/6).

Dengan demikian, Gelar juara The Voice Indonesia 2016 dengan perolehan voting sms sisa sebesar 52,20% berhasil disandang oleh Mario G. Klau. Sebabnya, untuk posisi ketiga tela jatuh ke tim Coach Agnez Mo, Fitri Novianti. Sedangkan pemenang keempat dengan perolehan sms sebesar 4,9 % adalah tim dari Coach Ari Lasso, Nina Yunken.

Atas kemenangan ini Mario berhak membawa pulang uang tunai Rp100 juta, satu unit kendaraan roda empat, asuransi jiwa senilai Rp1 miliar, dan paket liburan ke Inggris. Demikian juga Juara II mendapatkan uang tunai dengan total Rp 75 juta, satu unit mobil, asuransi jiwa senilai Rp 750 juta, dan paket liburan ke Inggris. Juara III mendapatkan uang tunai dengan total Rp 40 juta, satu unit motor, asuransi jiwa Rp 500 juta. Sedangkan juara IV akan mendapatkan yang tunai Rp 30 juta, satu unit motor, dan asuransi jiwa senilai Rp 250 juta.

Mario tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat namanya disebut sebagai juara The Voice Indonesia. Air mata kebahagiaannya pun langsung membasahi pipi. Perjuangan kerasnya berbuah manis. “Saya mau membanggakan orang tua dulu dan mau gelar konser di Nusa Tenggara Timur (NTT)," kata Mario di Studio 14 RCTI, Jakarta, Selasa (21/6).

Kemenangan ini juga tak lepas dari peran Kaka yang berhasil mendidiknya. Vokalis band Slank itu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mendukung Mario dan menghormati kontestan serta coach yang menjadi saingannya. Sebagai coach dan penyanyi profesional, Kaka berharap Mario menjadi penyanyi Indonesia ternama, seperti penyanyi Indonesia lainnya yang sukses dengan karya-karya mereka. "Keluar dari The Voice Indonesia ini, dia (Mario) bukan lagi menjadi penyanyi NTT, tapi penyanyi Indonesia," kata Kaka di kesempatan yang sama.

Penampilan Mario di panggung The Voice Indonesia memang tidak meragukan. Vokalnya kerap mendapat pujian coach. Bahkan, dia pernah mencatat voting tertinggi di babak Live Show The Voice Indonesia. Dia mendapat voting SMS dengan angka mencapai 83,14 persen, jauh lebih tinggi dari Rifani Maria yang sebelumnya menjadi pemegang voting tertinggi, yakni sebesar 59,77 persen.

Tingginya voting yang diterimanya itu lantaran dia sukses menyanyikan lagu Malaikat yang dipopulerkan Judika. Nah, di panggung Grand Final The Voice ini, dia berusaha mengulang kesuksesannya itu. Dia menyanyikan lagu yang sesuai dengan karakter vokalnya, yakni tembang Rock N Roll milik Led Zeppelin dan Pertama dan Terakhir yang dipopulerkan Sherina. Pada lagu kedua lagu ini, Mario berhasil membuat coach dan penonton terpukau. Mario mampu menyanyikan lagu Sherina ini lebih berbeda. Hasilnya, dia kembali meraih vote tinggi.

Menilik perjalanannya di dunia tarik suara, Mario memang fokus menyanyi sejak kelas 2 SMP dengan mengikuti lomba menyanyi di daerahnya, Kupang. Dia juga pernah ikut bintang radio dan berbagai ajang kompetisi dunia tarik suara yang membuat vokalnya terus terasah.

Di The Voice Indonesia, Mario memang berhasil mengeksplorasi kemampuannya bernyanyi. Tentunya dengan sentuhan Kaka sebagai coach. Namun, Kaka mengaku tidak terlalu banyak mengubah suara khas Mario, tetapi lebih pada memberi motivasi. “Saya suka suara kamu, ada feel dan percaya diri,” ujar Kaka.

--- Sandy Javia

Komentar