Breaking News

NASIONAL Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Bupati Berprestasi yang Kini Jadi Menteri 27 Oct 2024 20:45

Article image
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji. (Foto: Ist)
Wihaji menekankan bahwa kementeriannya tidak akan bekerja sendirian, melainkan akan berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan badan terkait.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co - DI ERA PRESIDEN Prabowo Subianto, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali dihidupkan. Langkah ini diambil karena pentingnya kementerian ini dalam mendukung visi Prabowo yang menekankan penguatan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Dalam acara di gedung BKKBN, Jakarta Timur, Selasa (22/10/2024), Menteri Wihaji menyampaikan pesan utama Presiden Prabowo. "Perintah Bapak Presiden adalah kita bekerja untuk negara. Prioritas dari kementerian ini adalah penanganan stunting," kata Wihaji.

Wihaji menekankan bahwa kementeriannya tidak akan bekerja sendirian, melainkan akan berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan badan terkait. “Penanganan stunting butuh proses dan kesabaran, dari tahap pra hingga pasca, mulai dari input hingga outcome,” jelasnya.

Terkait masalah stunting, Wihaji menyatakan bahwa penurunan angka stunting menjadi fokus utama. “Yang terpenting saat ini adalah angka stunting harus turun. Nanti kita akan cek potensi dan kemampuan di setiap daerah, karena situasinya berbeda-beda,” ucapnya.

Selain fokus pada penurunan stunting, kementerian ini juga berkomitmen untuk membangun generasi emas Indonesia. "Namanya juga BKKBN, fokus kita adalah keluarga berencana dan pembangunan keluarga, yang ada di depan kita adalah generasi emas. Karena ukuran keberhasilan kita adalah manusia, maka segala cara yang berkaitan dengan penyelesaian masalah manusia menjadi penting," ujarnya.

Wihaji menegaskan, kementeriannya berupaya melahirkan generasi Indonesia yang unggul, cerdas, dan siap menghadapi masa depan.

 

Profil Wihaji

Wihaji pernah menjabat sebagai Bupati Batang pada periode 2017-2022. Selama menjabat, ia fokus pada pembangunan infrastruktur, terutama peningkatan aksesibilitas melalui pembangunan jalan dan fasilitas publik, untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Di luar politik, Wihaji aktif di dunia sepak bola dan menjabat sebagai Ketua Askab PSSI Batang hingga 2025. Pria kelahiran 22 Agustus 1976 ini memulai karier politiknya di Partai Golkar sebagai staf ahli anggota DPR, kemudian menjadi Wakil Sekretaris Jenderal di DPP Partai Golkar. Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada 2014, namun belum berhasil.

Ketekunan dan dedikasinya berbuah hasil saat ia terpilih menjadi Bupati Batang pada 2017, dengan program unggulan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Selama menjabat, Wihaji dikenal sangat peduli pada pengembangan SDM dan karakter generasi muda.

Ia kerap mengunjungi sekolah-sekolah dan bahkan mengajar langsung untuk lebih memahami karakter anak muda di daerahnya. Prestasi inilah yang membuat Prabowo Subianto memilihnya sebagai Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, menjadikannya bagian dari Kabinet Merah Putih yang dilantik di Istana, Senin (21/10/2024). ***

 

--- F. Hardiman

Komentar