REGIONAL Pemda Ende Komit Hadirkan Kebijakan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas 23 May 2026 13:41
"Jangan pernah merasa kecil karena keterbatasan. Sebab banyak cahaya besar lahir dari mereka yang tidak menyerah pada keadaan. Ketika semangat dipelihara dan harapan dijaga, maka tidak ada yang mustahil untuk dicapai," kata Mensi.
ENDE, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah daerah kabupaten Ende berkomitmen memberi perhatian khusus kepada penyandang disabilitas.
Komitmen Pemda itu disampaikan pada acara Serah Terima dan Pelantikan Pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Ende (PPDE) masa bakti 2026-2023 yang berlangsung di Aula STIPAR, jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Ende, Sabtu (23/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Mathildis Mensi Tiwe, mengucapkan selamat kepada para Pengurus PPDE yang dilantik.
"Amanah yang saudara-saudari terima hari ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi sebuah panggilan pengabdian untuk memperjuangkan kesetaraan, martabat, dan hak-hak penyandang disabilitas di kabupaten Ende," kata Mensi Tiwe.
Mensi memotivasi bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi bagi daerah.
"Yang menentukan masa depan seseorang bukanlah kondisi tubuhnya, melainkan semangat, tekad, serta keberanian untuk terus melangkah maju," kata Mensi memotivasi.
Pemda Ende, kata Mensi, mengingatkan bahwa penyandang disabilitas bukan objek belas kasihan, melainkan subjek pembangunan.
"Saudara-saudari adalah kekuatan penting dari masyarakat kabupaten Ende. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membuka ruang partisipasi, meningkatkan aksesibilitas, dan menghadirkan kebijakan yang inklusif bagi semua warga tanpa kecuali," ujar Mensi.
Mensi berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi rumah perjuangan, persaudaraan, solidaritas, dan harapan.
Selain itu, Mensi juga berharap agar PPDE menjadi organisasi yang aktif membangun komunikasi, memperkuat keterampilan anggota, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
"Jangan pernah merasa kecil karena keterbatasan. Sebab banyak cahaya besar lahir dari mereka yang tidak menyerah pada keadaan. Ketika semangat dipelihara dan harapan dijaga, maka tidak ada yang mustahil untuk dicapai," kata Mensi.
"Mari kita bangun kabupaten Ende yang inklusif, di mana setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk hidup bermartabat, berkarya, serta meraih masa depan yang lebih baik," pungkas Mensi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pendiri dan Pembina PPDE, RD. Ferry Dhae, Pr; Kepala Dinas Sosial Ende, Mathilda Gaudensia Ilmoe, pimpinan OPD, Pengurus PPDE yang lama dan yang baru dilantik, para tokoh masyarakat, para penyandang disabilitas, serta elemen masyarakat.
Diketahui, wadah PPDE mulai didirikan pada tahun 2001 sebagai wahana persaudaraan, solidaritas, dan aspirasi kaum disabilitas.
--- Guche Montero
Komentar