REGIONAL Usai Raih Emas SEA Games 2023, Marselino: Pemain Timnas U-22 Berdarah Flores Kunjungi Kampung Halamannya di Ngada-NTT 22 May 2023 18:30
Philipus Wio mengaku, dia beserta keluarga tidak pernah menduga begitu banyak orang yang akhirnya datang dan berkumpul di rumah besarnya.
BAJAWA, IndonesiaSatu.co-- Pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 berdarah Flores, Marselino Ferdinan, baru saja membantu timnya meraih Emas cabor sepakbola pada ajang SEA Games ke-32 tahun 2023 di Kamboja, usai di laga Final mencukur Thailand 5-2.
Usai sukses mempersembahkan Medali Emas bagi Tim Merah Putih, pemain bernomor punggung 7 itu memutuskan mengunjungi kampung halamanya di Boua, Desa Ubedolumolo, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (21/5/2023).
Melansir florespos.net, kepulangan Marselino bersama sang ayah Philipus Wio, yang merupakan putra asli Ngada, disambut meriah oleh warga setempat.
Didampingi sang ayah dan ibundanya, Florensia Sudiawiarni serta kedua kakaknya (Alexandro Tangi dan Oktafianus Fernando Sapu), Marselino sekeluarga langsung diarak menuju rumah adat Sa'o Mina Zia.
Sebelum memasuki Rumah Adat, pemilik nama lengkap Marselino Ferdinand Dhewa diterima secara adat oleh keluarga; diawali dengan pemotongan seekor babi, dikenakan pakaian adat Bajawa dan memasuki rumah adat leluhurnya.
Ayahanda Marselino, Philipus Wio, di hadapan keluarga dan masyarakat yang memadati Rumah Adat itu mengatakan bahwa kehadirannya bersama keluarga di kampung dan secara khusus di rumah adat leluhurnya, bersama Marselino bermaksud membawa kabar gembira kepada keluarga dan masyarakat sembari memohon berkat dan doa dari leluhur untuk perjuangan selanjutnya.
"Kehadiran kami, terkhusus Marselino, setidaknya memotivasi anak-anak muda lainnya; mulai dari Kampung Boua khususnya dan Kabupaten Ngada umumnya, agar bisa muncul atau melahirkan Marselino-Marselino lainnya pada masa yang akan datang untuk berkiprah di dunia sepakbola, baik di level Nasional maupun Internasional," ungkap Philipus Wio.
Philipus Wio mengaku, dia beserta keluarga tidak pernah menduga begitu banyak orang yang akhirnya datang dan berkumpul di rumah besarnya.
"Kami datang memang agak sedikit rahasia. Ini juga sebenarnya agar jangan sampai euforia ini membuat anak kami Marselino jadi lupa diri dan sombong," ungkapnya.
Menurutnya, yang diinginkan darinya bahwa Marselino tidak saja menjadi anaknya ataupun keluarga, tetapi sudah menjadi milik Indonesia; yang mana saat ini berada di level yang lebih besar yaitu luar negeri.
Ia berharap agar anak-anak Ngada, juga dari kampungnya yang berkeinginan mengembangkan bakat sepakbola seperti Marselino, tidak tanggung-tanggung dan jangan menganggap olahraga tidak memiliki apa-apa walaupun tidak bersekolah, namun dari bola pun bisa bersekolah.
"Marselino yang kini duduk di kelas 3 SMA dan tamat tahun ini, menunjukkan bahwa dari bola orang tetap bisa bersekolah," katanya memotivasi.
Philipus Wio mengaku, kehadirannya bersama Marselino beserta keluaganya, merupakan nazar dari Marselino sendiri.
"Bahwa dijanjikan, kalau mendapat Medali Emas, dirinya harus datang ke rumah leluhurnya di Bajawa, Kabupaten Ngada," katanya.
Dijadwalkan, pada Senin (22/5/2023), Marselino akan bertemu Bupati Ngada dan menggelar jumpa fans bersama segenap ASN dan Ngada Mania di Lapangan Kartini Bajawa.
--- Guche Montero
Komentar