Breaking News

LINGKUNGAN HIDUP Krisis Sampah di Pulau Padar: Rusa Terpaksa Makan Plastik 07 Apr 2025 20:27

Article image

LABUAN BAJO, IndonesiaSatu.co - Pulau Padar di Taman Nasional Komodo kini menghadapi krisis sampah yang serius. PT Palma Hijau Cemerlang (PHC), yang aktif dalam program konservasi di kawasan tersebut, menyatakan keprihatinannya terhadap dampak pencemaran lingkungan pada satwa liar.

Direktur Utama PT PHC, Dian Sagita, berbagi pengalaman memilukan saat timnya melakukan pembersihan sampah dan menemukan dua ekor rusa dalam kondisi memprihatinkan. Salah satu rusa terjebak dengan kaki tersangkut jerigen plastik sementara yang lain terlihat mengonsumsi bungkus plastik minuman sachet. Kejadian ini dibagikan kepada media setempat pada Senin (7/4/2025) petang.

Dian menjelaskan bahwa Pulau Padar tidak berpenghuni sehingga sulit memastikan apakah sampah tersebut berasal dari pengunjung atau terbawa arus laut. Ia menekankan bahwa jika rusa—yang merupakan mangsa utama komodo—mengonsumsi sampah plastik, maka rantai makanan dapat terganggu dan mengancam kelangsungan hidup komodo.

Saat ini, PT PHC sedang berkonsolidasi dengan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) untuk mencari solusi penanganan akhir dari masalah sampah ini. Dian menyebutkan bahwa ratusan karung sampah telah terkumpul namun belum ada kepastian mengenai tempat pembuangan akhirnya meskipun sudah ada Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BTNK.

PT PHC telah beroperasi di Labuan Bajo sejak 26 Oktober 2024 melalui inisiatif Padar Heritage Conservation dan melibatkan 18 personel. Sejak November 2024 hingga kini mereka telah mengumpulkan sebanyak 540 karung sampah dari Pulau Padar utara untuk memantau volume selama enam bulan terakhir.***

--- Sandy Javia

Komentar