INTERNASIONAL Drone Rusia Hantam Apartemen di Rumania, NATO Kutuk Kecerobohan Moskow 29 May 2026 23:07
Menteri Luar Negeri Rumania Oana Toiu menyebut insiden itu sebagai "pelanggaran serius terhadap hukum internasional".
BUKARES, IndonesiaSatu.co – Otoritas Rumania menyatakan, sebuah drone milik Rusia menghantam kota Galati di tenggara Rumania di serangan Rusia ke Ukraina pada Kamis (28/5/2026) malam waktu setempat.
Dilansir DPA, Jumat (29/5/2026), pihak berwenang memastikan drone tersebut menghantam atap sebuah blok apartemen 10 lantai di Galati dan menyebabkan ledakan.
Disebutkan, ini adalah pertama kalinya dalam perang Rusia-Ukraina sebuah drone menghantam daerah padat penduduk di Rumania, negara anggota NATO, dan menyebabkan sejumlah orang luka-luka.
Insiden di Rumania, yang juga anggota Uni Eropa, kemungkinan akan meningkatkan ketegangan di sayap timur NATO pada saat sekutu Ukraina khawatir perang Rusia terhadap negara tetangganya akan meluas ke perbatasannya.
"Kami mengutuk kecerobohan Moskow, dan NATO akan terus memperkuat pertahanan kami terhadap semua ancaman, termasuk drone," tulis juru bicara NATO di platform media sosial X, seperti dikutip dari DPA.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Pertahanan Rumania mengatakan bahwa berdasarkan informasi awal, seluruh muatan drone Geran 2, buatan Rusia, meledak ketika menghantam apartemen.
Rumania, yang memiliki perbatasan darat sepanjang 650 km (400 mil) dengan Ukraina, telah mengalami pelanggaran wilayah udara oleh drone Rusia sebanyak 28 kali sejak Moskow mulai menyerang pelabuhan Kyiv di seberang Sungai Danube, kata Kementerian Pertahanan Rumania.
Menteri Luar Negeri Rumania Oana Toiu menyebut insiden itu sebagai "pelanggaran serius terhadap hukum internasional" dan mengatakan bahwa Bukares telah "meminta langkah-langkah untuk mempercepat transfer kemampuan anti-drone ke Rumania".
Ia mengatakan duta besar Rusia telah dipanggil ke kementerian luar negeri.
Akibat insiden tersebut, kebakaran terjadi di sebuah apartemen lantai 10 setelah drone menabrak atap gedung dan meledak, kata badan tanggap darurat Rumania.
Dua orang menerima perawatan medis di lokasi kejadian, katanya, menambahkan bahwa 70 orang telah dievakuasi.
Sejauh ini, tidak ada komentar langsung dari kementerian pertahanan Rusia maupun instansi lainnya di Moskow.
--- Aprilio G.