Breaking News

REGIONAL Akselerasi SDGs di Indonesia Timur, Bappenas Perkuat Sinergi dan Kemitraan Internasional 06 May 2026 12:25

Article image
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) menggelar kegiatan "Fasilitasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dan Pelokalan SDGs di wilayah timur Indonesia dengan Regional Sulawesi pad
Kolaborasi lintas negara ini menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan dan dukungan teknis global dalam proses pelokalan SDGs.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) menggelar kegiatan "Fasilitasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) dan Pelokalan SDGs di wilayah timur Indonesia dengan Regional Sulawesi pada April lalu.

Inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari cita-cita Pemerintah dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yaitu tentang Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022 yang mengamanatkan penguatan kapasitas Pemerintah Daerah dan keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

Melalui forum ini, Bappenas mengajak serta lembaga-lembaga daerah dalam berkomitmen untuk menyelaraskan target pembangunan nasional sesuai dengan asta cita dengan kebutuhan spesifik di tingkat daerah melalui pendekatan yang inklusif dan kolaboratif.

Sinergi antar komponen bangsa dalam agenda ini diperkuat dengan kehadiran mitra pembangunan internasional dari negara Jerman, salah satunya melalui kerja sama strategis dengan GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit).

Penasehat Nasional Kerjasama Indonesia-Jerman, Lena Herliana, mengatakan, kolaborasi lintas negara ini menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan dan dukungan teknis global dalam proses pelokalan SDGs, terutama dalam memperkuat tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.

“Kemitraan multisektoral ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tidak hanya memiliki dampak lokal, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian target-target global yang telah disepakati bersama,” ujarnya melalui pernyataan tertulis.

Poin krusial dalam kegiatan ini ada pada penekanan kolaborasi intensif dengan generasi muda melalui keterlibatan luas perguruan tinggi di seluruh wilayah Sulawesi.

Bappenas secara khusus mengundang perwakilan dari berbagai institusi seperti Universitas Negeri Makassar, UIN Alauddin Makassar, Universitas Sam Ratulangi, hingga Universitas Negeri Gorontalo untuk memberikan perspektif dan pandangan strategis bagi aksi pembangunan di masa depan.

Kehadiran berbagai SDGs Center dari universitas-universitas tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi intelektual muda untuk berkontribusi secara nyata dalam menyusun rencana aksi daerah yang inovatif, memastikan bahwa suara generasi penerus menjadi bagian inti dari solusi pembangunan berkelanjutan.

"Peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan perguruan tinggi adalah langkah nyata untuk memastikan target SDGs tercapai hingga ke tingkat akar rumput," tegas Pungkas Bahjuri Ali, Plt. Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan selaku Kepala Sekretariat Nasional TPB/SDGs.

Dari kegiatan ini Kementerian Bappenas berhasil memetakan dan menghasilkan capaian penyusunan RAD TPB/SDGs dan penggunaan platform digital SDGs Action Register (SAR).

Forum ini telah mengumpulkan lebih dari 20 perwakilan instansi termasuk dari Bappelitbangda seluruh provinsi di Sulawesi serta pakar dari Sekretariat Nasional SDGs untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam monitoring, evaluasi, dan pelaporan capaian SDGs di wilayah Indonesia timur.

Dengan integrasi antara kebijakan pemerintah, dukungan internasional, dan semangat inovasi dari kalangan akademisi muda, Bappenas optimistis bahwa Regional Sulawesi dapat menjadi pionir dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan lestari di Indonesia. *

--- F. Hardiman

Komentar