HUKUM Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mengundurkan Diri Dari Pengacara Febrie Adriansyah 23 Jul 2026 13:43
Jadi atas dasar pertimbangan itulah saya sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya.
Jakarta, IndonesiaSatu.co-- Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea menginformasikan pengunduran diri sebagai pengacara dari kliennya eks Jampidsus, Febrie Adriansyah karena harus menjalani pengobatan.
Informasi tersebut disampaikan Hotman saat di RS Medistra, Jakarta Selatan, Kamis (23/7).
"Jadi atas dasar pertimbangan itulah saya sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya, sekarang jadi mantan, Febrie dan Jampidsus, saya mengundurkan diri," jelas Hotman.
Pengacara dengan julukan "Pengacara 30 Miliar" tersebut menjelaksan bahwa ia sudah menyampaikan kepada mantan Jampidsus itu dan khwatir terhadap kesehatannya, apabila terus bekerja.
"Mengundurkan diri, sudah ngomong dari dua hari lalu, tapi beliau mengimbau kalau bisa beberapa hari lagi. Tapi kalau otak saya terus mikir dan badan begini, aku takut makin parah," jelas Hotman.
Awalnya pengacara yang berjuluk Raja Pailit tersebut menceritakan mengenai sakit yang dialami dan sudah bolak balik RS Medistra.
"Pas diawal juli saya sudah bolak balik ke Medistra. Termasuk ibu Dokter Feny yang ngerawat saya akhirnya operasi saraf kejepit di rumah sakit di singapura dan akhirnya dioperasi, dibius total, dua malam opname, harusnya 4 malam opname tapi seperti biasa aku raj bandel, baru dua malam aku kabur ke hilton hotel, di singapura padahal dokternya marah karena nggak boleh," kisah Hotma.
Hotman menyebutkan larangan dokter Singapura selama dua minggu pasca operasi.
"Nah terus menurut dokter disana 2 minggu nggak boleh kerja. anda tahu kan saya kerja dua minggu ini yang anda tahulah kasusnya kan, ya akhirnya makin parah. aku sangat khwatir," ungkap Hotman.
The Most Dangerous Lawyer tersebut akan segera berangkat lagi ke Singapura karena dokter yang menanganinya sudah marah-marah karena dia paksa kerja.
"Saya sudah dua hari mengabari beliau, ya tapi beliau mengatakan waktunya yang tepat dia coba dikirim. Tapi kalau begini, gue nggak bisa lagi karena dokter Singapura pun sudah marah-marah kenapa you kerja, gitu lho," ujarnya.*
--- Hendrik Penu
Komentar