Breaking News

NASIONAL Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta 18 Sep 2026 14:17

Article image
Calon kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, tiba di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Kompas.com
Calon kapal induk pertama Indonesia berusia 41 tahun sejak dioperasikan pada tahun 1985 itu mengalami modernisasi pada tahun 2003 dan restrukturisasi total pada tahun 2013.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan oleh Italia kepada Indonesia telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026). 

Disitir dari Antara, sebelum memasuki perairan Indonesia, kapal yang akan diubah namanya menjadi KRI Sriwijaya itu menempuh pelayaran lebih dari 20 hari dari Italia dan sempat bersandar di Sri Lanka.

Disebutkan, kapal induk ini rencananya akan menjadi bagian dari penguatan kemampuan matra laut TNI, khususnya dalam mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan sesuai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan, kapal induk Giuseppe Garibaldi akan berubah nama menjadi KRI Sriwijaya pada tanggal 24 September 2026.

“Kapal ini masih merupakan kapal Angkatan Laut Italia saat ini. Dan nantinya kemungkinan akan diserahkan dan menjadi kapal TNI Angkatan Laut atau menjadi Kapal Republik Indonesia atau KRI pada tanggal 24,” kata Ali dalam penyambutan kedatangan Garibaldi di Dermaga 107 Tanjung Priok.

Kapal induk Garibaldi ditenagai dengan empat turbin gas CODAG Fiat yang dibangun di bawah lisensi dari GE, menghasilkan daya berkelanjutan sebesar 81,000 hp (60 MW).

Dengan menggerakkan dua poros, kapal tersebut memiliki kecepatan maksimum 30 knot (56 km/h) dan bisa berlayar sejauh 7.000 mil laut (13.000 km) pada kecepatan sekitar 20 knot (37 km/h).

Kapal induk ini dilengkapi dengan empat sistem peluru kendali darat ke darat jarak pendek Otomat Mk2 yang dipasang di buritan kapal dan dua peluncur torpedo tiga tabung ILAS.

Dari sisi pertahanan, kapal induk tersebut ditopang oleh dua peluncur SAM delapan sel yang mampu menembakkan rudal SARH Aspide, dan tiga CIWS Oto Melara Kembar 40L70 DARDO.

Kapal induk tersebut juga memiliki beberapa penangkal, termasuk dua peluncur SCLAR dua puluh laras untuk sekam, umpan, suar, atau pengacau, sistem anti-torpedo SLQ-25 Nixie dan SLAT serta sistem ECM.

Disebutkan pula, kapal induk berusia 41 tahun sejak dioperasikan pada tahun 1985 itu mengalami modernisasi pada tahun 2003 dan restrukturisasi total pada tahun 2013.

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi terlibat dalam berbagai operasi militer selama bertugas di Angkatan Laut Italia, antara lain dalam konflik Balkan atau Perang Kosovo pada tahun 1999.

--- Aprilio G.