Breaking News

REGIONAL Dukung Festival Bale Nagi, Pemkab Flores Timur Alokasikan Rp 425 Juta 15 Mar 2025 07:32

Article image
Konferensi pers launching Festival Bale Nagi di Flores Timur. (Foto: Yurgo Purab/detikBali)
"Ini revitalisasi budaya yang terancam tergerus oleh modernisasi. Saya kira tidak mesti pendapatan jadi prioritas, tetapi keberlanjutan," tandas Wabub Ignasius.

LARANTUKA, IndonesiaSatu.co-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur (Flotim) mengalokasikan dana sebesar Rp 425 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung penyelenggaraan Festival Bale Nagi (FBN).

Festival tahunan ini sedianya akan digelar pada 24-26 April 2025 mendatang.

"Dukungan pemerintah daerah cukup baik untuk mendukung pelaksanaan sebuah event ini yakni senilai Rp 425 juta. Target wisatawan mancanegara dari FBN ini yakni 5 persen dari total pengunjung," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur, Silvester Kabelen, di Aula Perpustakaan Daerah, Jumat (14/3/2025) melansir detik.com

Festival Bale Nagi tahun ini mengusung tema "Torang Ada, Torang Berkarya" yang bertujuan mengajak warga Flores Timur, termasuk perantau dan diaspora, untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Festival ini akan berlangsung setelah perayaan Semana Santa di Larantuka, yang jatuh pada 20 April 2025.

Saat ini, beberapa hotel, restoran, dan homestay sudah mulai dipesan oleh para peziarah Semana Santa.

Silvester menyebut, tahun 2024, jasa transportasi meraup keuntungan Rp 25 juta dari adanya festival tahunan tersebut.

Bahkan, pendapatan daerah dari sektor pariwisata terus meningkat dalam dua tahun terakhir.

"Festival Bale Nagi memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Flores Timur. Pada 2024, festival ini mencatatkan pemasukan Rp 700 juta bagi UMKM, meningkat dari Rp 624 juta pada 2023," ungkapnya.

"Jadi, festival ini memiliki peluang pasar yang sangat terbuka," lanjutnya.

Selain itu, Silveter juga menyinggung aneka daya tarik wisata di Flores Timur, termasuk keramahan masyarakat, seni, dan budaya lokal, yang akan ditampilkan dalam festival ini.

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, menegaskan bahwa Festival Bale Nagi merupakan bagian dari upaya revitalisasi budaya yang terancam oleh modernisasi.

"Setiap tahun, apa yang diagendakan oleh pemerintah selalu dipersepsikan sebagai pemborosan anggaran daerah. Ini revitalisasi budaya yang terancam tergerus oleh modernisasi. Saya kira tidak mesti pendapatan jadi prioritas, tetapi keberlanjutan," tandas Wabub Ignasius.

--- Guche Montero

Komentar