Breaking News

SELEBRITI Hyeri Eks Girl’s Day Buka Suara: "Saya Sampai Hilang Ingatan di Atas Panggung" 23 May 2026 15:26

Article image
Dipicu kelelahan ekstrem pasca-syuting ISAC, Hyeri mengaku menari hanya mengandalkan memori otot sebelum akhirnya ambruk begitu kamera mati

JAKARTA IndonesiaSatu.co – Penyanyi sekaligus aktris populer, Hyeri, baru-baru ini membuka kembali lembaran hitam masa lalunya saat masih aktif mempromosikan girl group Girl’s Day. Ia menceritakan kronologi mengerikan di balik insiden pingsannya di atas panggung siaran langsung televisi yang sempat menggemparkan industri K-pop bertahun-tahun lalu.

Kisah tersebut dibagikan Hyeri melalui sebuah video terbaru di saluran YouTube pribadinya pada 22 Mei 2026 yang diberi judul jenaka, "Hyeri, ada apa? Kamu membicarakan hal-hal yang seharusnya tidak pernah kamu ungkapkan..."

Berawal dari Diskusi Trauma Masa Lalu

Dalam episode tersebut, sahabat Hyeri yang juga seorang aktris, Park Kyung Hye, menceritakan pengalamannya yang sempat pingsan saat syuting film Handsome Guys. Kyung Hye kemudian bertanya apakah Hyeri pernah mengalami hal serupa.

"Kamu tidak tahu kalau aku pernah pingsan? Kalau kamu mencarinya di internet, beritanya langsung keluar. Cukup ketik 'Hyeri pingsan'," ujar Hyeri dengan nada bercanda sekaligus kecewa karena sahabatnya tidak mengetahui insiden tersebut.

Saat produser YouTube-nya menimpali bahwa itu adalah insiden yang sangat terkenal di industri hiburan, Park Kyung Hye langsung mencari berita tersebut di ponselnya. Ekspresi wajahnya berubah drastis menjadi penuh kecemasan. "Ini bukan sesuatu yang bisa ditertawakan. Ini benar-benar serius," ucap Kyung Hye meminta maaf.

Kronologi Kejadian: Demam Tinggi Pasca-ISAC

Hyeri kemudian merinci rentetan peristiwa yang terjadi sebelum insiden ambruknya di panggung. Kondisi fisiknya ternyata sudah terkuras habis setelah mengikuti syuting program olahraga tahunan idola, Idol Star Athletics Championships (ISAC).

  • Gejala Awal: Sepulang dari melakukan olahraga curling di ISAC, Hyeri merasa tubuhnya sangat kedinginan. Meskipun suhu selimut elektriknya sudah dinaikkan secara maksimal, tubuhnya tetap menggigil dan menderita nyeri otot yang luar biasa parah.
  • Kepanikan Manajemen: Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun demam tingginya tidak kunjung turun. Di saat yang sama, Girl's Day memiliki jadwal tampil di program musik mingguan live, membuat seluruh staf agensi panik dalam menentukan keputusan.
  • Kompromi Medis: Demi tetap tampil, Hyeri dipasangi infus (IV drips) secara terus-menerus di ruang tunggu. Pihak manajemen akhirnya memutuskan agar Hyeri melewatkan seluruh sesi latihan (rehearsal) dan hanya langsung maju saat siaran langsung (live broadcast) dimulai.

Menari Mengandalkan Memori Otot (Muscle Memory)

Kondisi asli Hyeri saat itu jauh lebih buruk dari yang dibayangkan publik. Tepat sebelum naik ke panggung, ia masih terbaring lemas dan mengeluh tidak sanggup berdiri. Namun, begitu musik berbunyi, tubuhnya bergerak secara otomatis akibat tuntutan profesionalisme.

"Ada bagian koreografi setelah bait pertama di mana saya harus mengangkat lengan. Pada detik itu, saya merasakan ada sesuatu yang 'putus' (snap) di bagian belakang kepala saya, dan ingatan saya langsung terputus (blank). Tubuh saya terus menari murni hanya mengandalkan memori otot," kenang Hyeri.

Sepanjang sisa lagu, ia hanya fokus pada satu pikiran: menyelesaikan pertunjukan bagaimanapun caranya. Di akhir lagu, kamera melakukan interaksi jarak dekat (zoom-in) ke wajahnya yang sudah dibanjiri oleh keringat dingin.

"Begitu saya menyelesaikan gerakan terakhir dan duduk, seluruh ketegangan tubuh saya terlepas. Saya merasa ingin muntah, dan setelah itu saya langsung pingsan," tutur bintang drama Reply 1988 tersebut.

Refleksi Masa Lalu vs Kedewasaan Industri Saat Ini

Mendengar dedikasi yang mengerikan itu, Park Kyung Hye melayangkan pujian bahwa Hyeri sangat luar biasa. Namun, Hyeri meresponsnya dengan pandangan yang sangat membumi dan realistis.

"Itu bukan sesuatu yang luar biasa. Semua orang di dunia ini tetap pergi bekerja meskipun mereka sedang sakit, bukan? Saat itu, kami berpromosi sebagai sebuah tim, jadi saya memiliki tanggung jawab yang kuat bahwa saya harus bertahan demi kelangsungan kelompok," jelas Hyeri.

Meski begitu, ia mengakui adanya perubahan pola pikir seiring kedewasaan usia dan pergeseran iklim industri hiburan saat ini. "Jika hal itu terjadi sekarang, saya mungkin akan memilih untuk menunda jadwal pekerjaan demi memulihkan kondisi. Namun, karena saat itu adalah aktivitas tim, saya memilih untuk menahannya."

Sebagai catatan sejarah, insiden yang dibahas tersebut terjadi pada tahun 2014 silam saat Girl's Day mempromosikan lagu hit mereka, "Something". Usai menyelesaikan nada terakhir dalam posisi terduduk di panggung, Hyeri langsung tidak sadarkan diri dan harus digendong keluar panggung oleh managernya menuju rumah sakit.

--- Stella Josephine

Komentar